BERITA BOLA

Manajemen Tiket PSSI Masih Berantakan

Tim nasional Indonesia memang mampu tampil dengan luar biasa ketika berhasil mengalahkan Thailand dengan skor akhir 2 – 1. Namun sayangnya, terkait dengan urusan tiket, mulai penjualan hingga akses masuk menuju stadion telah menyisakan beragam masalah.

Ketika Indonesia berhasil membalikkan keadaan serta menang 2 – 1 dati tim tamu Thailand, pada pertandingan final Piala AFF 2016 leg pertama, ada banyak penonton yang memegang tiket serta tak bisa masuk menuju ke dalam stadion.

Berdasarkan laporan dari CNN Indonesia, terdapat ratusan penonton yang memegang tiket serta tidak bisa memasuki stadion. Salah seorang supporter dari Bogor, juga tidak mendapatkan tempat duduk, meski pun dirinya telah membeli tiket dengan kelas VIP. Begitu pula dengan Jufron yang mengaku datang dari Sukabumi, dirinya mengaku begitu kecewa namun hanya bisa pasrah ketika mengetahui dirinya tidak bisa untuk mendapatkan haknya. Meski sudah memegang tiket dengan kategori 1, tetapi dia tidak bisa masuk.

Ada pula laporan lain yang telah menyebutkan bahwa ada pemegang tiket yang tak bisa melewati pemeriksaan scanner. Para penonton tersebut mengaku telah membeli tiket pada tempat penjualan tiket resmi.

Gatot S. Dewa Broto seaku Kepala Komunikasi Kemenpora telah menyebutkan bahwa terdapat praktek penjualan tikel palsu online. Dirinya telah mengetahui hal tersebut pada H – 4 sebelum pertandingan antara Indonesia kontra Thailand berlangsung.

“Saya telah mengetahui hal tersebut setelah mendapatkan kabar dari PSSI. Pada akhir pekan lalu, PSSI juga telah meminta bantuan guna melakukan pemblokiran pada akun yang telah diduga melakukan penjualan tiket palsu itu. Akun Twitter dari pelaku bernama @TiketTimnas serta menggunakan nama Line: bernafelix,” ujar Gatot.

Tetapi pemblokiran tersebut tetap saja tak bisa mengembalikan dari apa yang telah dibeli oleh para supporter.

“Namun poin yang sebenarnya ialah apa hal – hal yang sifatnya tentang penjuataln tiket serta ilegal, maka kami pasti akan memberikan bantuan pada PSSI sebab sesudah adanya informasi tersebut, kami pun langsung melakukan koordinasi dengan Kominfo guna mengecek keberadaan akun tersebut,” imbuhnya.

Di luar hal itu, Gatot pun menyebutkan apabila system yang sudah digunakan oleh PSSI dalam menjual tiket di GBK serta Markas Kostrad memang masik memiliki banyak kekurangan.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top