EPL

Leicester Bangkit Serta Berhasil Kalahkan Liverpool

Leicester City mampu tampil dengan superior setelah ditinggalkan oleh Claudio Ranieri. Leicester City yang bertindak sebagai tuan rumah, mampu menyudahi perlawanan tim tamu, Liverpool dengan skor akhir 3 – 1. Pada pertandingan yang berlangsung di King Power Stadium tersebut, The Foxes berhasi meraih kemenangan dengan menggunakan cara lama mereka.

Craig Shakespeare yang telah ditunjuk sebagai caretaker menggantikan peran yang ditinggal oleh pelatih sebelumnya, Claudio Ranieri. Shakespeare pun hanya diberikan waktu 4 hari untuk menggantikan Ranieri sebelum menjalani laga pertamanya. Namun, dengan waktu singkat tersebut, ternyata Shakespeare berhasil memberikan kemenangan pertama bagi The Foxes di laga pertamanya sebagai carateker Leicester City. Itu juga merupakan kemenangan pertama Leicester City di kancah Liga Premier Inggris pada tahun 2017 ini.

Kemenangan 3 – 1 dari Liverpool tersebut telah menjadi hasil yang begitu mengejutkan. Para punggawa Leicester City tampil seperti ketika mereka sukses mencatatkan dongeng pada musim lalu dimana mereka berhasil merebut gelar juara Liga Premier Inggris untuk yang pertama kalinya. Dimana pada waktu itu Leicester City berhasil meraihnya bersama Ranieri.

Apa yang sudah ditampilkan oleh Leicester City pada Selasa dini hari 28/2/2017 telah mendapatkan sorotan dari legenda Manchester United, Gary Neville. Neville yang pada saat ini aktif menjadi pundit pada Sky Sports, telah mengatakan bahwasannya The Foxes teah kembali dalam bentuk permainannya seperti pada musim lalu.

“Semuanya terkait mental serta kemampuan sejumlah pemain yang telah memutuskan, apa mereka ingin bermain atau kah tidak. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk bisa bermain,” ungkap Neville pada Monday Night Football.

“Memang mereka perlu untuk bekerja dengan lebih keras. Memang sesederhana itu. Tak ada keraguan lagi, Leicester sudah kembal pada bentuknya semula, bermain taktik. Namun kualitas terbaik yang mereka miliki ialah usaha, etos kerja, serta semangat juang yang mereka miliki. Hal itu memang sempat hilang pada tiga hingga empat bulan ini,” imbuhnya.

Cara Shakespeare dengan mengembalikan para pemain dengan cara lama, yakni cara yang dipakai Leicester City untuk mengukir sejarah indah di Inggris, telah berbuah manis. Para pemain pun tampil dengan begitu manis serta saling terlibat pada gol – gol mereka.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top