BERITA BOLA

Leicester 1 – 6 Tottenham : Rakus Dan Bagusnya Harry Kane

Alih-alih mengendorkan performa setelah resmi menduduki posisi runner-up Liga Premier musim ini, Tottenham semakin beringas. Terakhir, mereka membantai juara bertahan musim lalu, Leicester City dengan skor dahsyat 6-1. Harry Kane menjadi bintang pertandingan setelah melesakkan 4 bola ke gawang The Foxes.

Bertandang ke King Stadium, Tottenham terlihat menguasai pertandingan sejak awal kendati Leicester juga memilih bermain terbuka. The Foxes mengincar rekor kemenangan kandang 100% di bawah pelatih Craig Shakespeare, namun siapa sangka malam itu menjadi petaka bagi mereka. Di menit ke 25, Kane membuka keran golnya dengan memanfaatkan assist Son Heung Min. Striker Korea Selatan itu juga mencatatkan papan namanya sepuluh menit berselang dan membuat kedudukan menjadi 2-0.

Di babak kedua, Shakespeare memasukkan sang ‘naga pembunuh’ Islam Slimani menggantikan Shinji Okazaki untuk menambah daya gedor Leicester, dan rupanya cukup membuahkan hasil. The Foxes akhirnya memperkecil ketinggalan di menit 59 berkat sepakan akurat Ben Chilwell. Kiper Spurs, Hugo Lloris terlalu jauh berada di luar sarangnya dan hanya tertegun melihat bola melayang mulus ke dalam gawang.

Namun alhasil, harapan yang sempat memancar pun lenyap seketika saat Harry Kane kembali memperbesar keunggulan Spurs melalui sundulannya, hanya beberapa menit setelah gol Chilwell. Leicester terlihat mulai patah semangat, hingga Son Heung Min turut mencetak gol kedua pada malam itu dengan tendangan melengkung jarak jauh yang gagal dijangkau Kasper Schmeichel. 4-1 kedudukan, dan Spurs belumlah selesai mempermalukan tuan rumah. Kane menggenapi hattricknya malam itu dengan sepakan terarah melewati hadangan Danny Simpson dan Kasper Schmeichel yang malam itu lintang pukang menyelamatkan gawangnya. Seakan masih tak puas dengan membukukan hattrick keempatnya musim ini, naluri predator Kane makin mengganas, dan ia pun mencetak gol keempatnya di menit perpanjangan waktu untuk menyegel skor pertandingan menjadi 6-1.

Gelontoran empat gol tersebut membuat Kane menyalip Romelu Lukaku di puncak daftar top skorer sementara dengan total 26 gol, sekaligus meneguhkan predikatnya sebagai striker berdarah Inggris tertajam saat ini.

Selamat, Kane, sayang sekali ‘kerakusan’ mu belum berhasil membawa Tottenham menjuarai Liga Inggris musim ini. Better luck next year!

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top