BERITA BOLA

Le Guen Batal Menjadi Pelatih Nigeria

Paul Le Guen telah batal menjadi pelatih dari tim nasional Nigeria. Meski pun sudah terlanjur diumumkan, namun Nigeria telah menyebutkan bahwa tidak tercapai kesepakatan pada negosiasi terakhir.

Sebelumnya, Nigeria telah oada Sekasa 19/7/2016 telah mengumumkan bahwa Le Guen pun akan menangani tim nasional Nigeria. Pada pernyataan yang telah dikeluarkan oleh Paul Bassey selaku Anggota Komite Teknik Federasi Sepakbola Nigeria.

Namun, hanya berselang satu hari setelah NFF mengumumkan melalui situs resminya bahwasannya Le Guen tidak akan menjadi pelatih timnas mereka. Karena pada negosiasi terakhirnya, tidak tercapai kesepakatan bersama mantan pelatih Paris Saint Germain serta Kamerun tersebut.

Le Guen telah menolak dibebani dengan target serta dirinya juga tidak ingin tinggal di negara Nigeria. Karena dua hal itulah telah menjadi alasan dari NFF bahwa alasan tersebut sangat mengecewakan.

Lebih jauh lagi, NFF tersebut juga menjelaskan bahwa pada pernyataan sebelumnya, telah menyebutkan bahwasannya pengangkatan dari Le Guen itu terlalu cepat diungkapkan kepada publik. Suleiman Yahaya Kwande selaku Ketua Komite Media dan Publikasi NFF Hon telah menyatakan bahwa pada titik tersebut, nama dari Le Guen masih baru masuk dalam daftar pelatih rekomendasi.

“Peryataan dari pers tersebut sudah begitu jelas, dimana yang telah menyatakan bahwa pengangkatan yang telah dibuat pada pertemuan Komite Teknik dan Pengembangan pun hanya sebagai rekomendasi. Dimana sebenarnya masih harus dirundingkan terlebih dahulu dan disepakati oleh anggota dewan,” ungkapnya pada pernyataan yang telah diungkapkannya sebagaimana yang telah dikutip dari Soccerway.

“Tidak adanya sub komita pada NFF, kecuali pada badan peradilan, dan mengambil keputusan. Meraka pun hanya membuat sejumlah rekomendasi,” imbuhnya.

“Sebenarnya, Komite Teknik dan Pengembangan telah menelaah dari profil-profil dari calon peltih yang telah menyerahkan lamaran yang kemudian menemukan sosok Paul Le Guen yang cocok dengan posisi tersebut. Namun, selama masih ada proses negosiasi akhirnya, dirinya pun juga telah diberikan target serta dirinya juga tidak ingin tinggal di negara Nigeria dan itu telah menjadi titik puncak dari kekecewaan dewan,” jelasnya.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top