BERITA BOLA

Koeman Masih Ingin Bisa Melatih Belanda

Ada sebuah impian dari Ronald Keoman sebelum dirinya memutuskan untuk pensiun nanti. Keinginannya yaitu bisa menjadi pelatih tim nasional Belanda.

Keoman saat ini masih berusia 53 tahun, kariernya sebagai pelatih pun dirasa masih cukup panjang. Koeman merupakan salah satu pelatih hebat di Belanda. Dirinya hampir dalam 2 dekade kariernya telah dihabiskan untuk menjadi pelatih dari sejumlah Negara yang berbeda. Pelatih dari negeri Kincir Angin tersebut, telah melatih mulai dari Ajax Amsterdam, Vitesse Arnhem, Benfica, AZ Alkmaar, Feyenoord, Valencia, PSV Eindhoven, Southampton hingga kini menjadi pelatih Everton.

Karier terbaik yang pernah diukir oleh Keoman, tentu saja ketika dirinya melatih pada Liga Belanda. Dirinya berhasil meraih dua kali juara Liga bersama Ajax Amsterdam serta sekali bersama PSV. Gelar – gelar tersebut juga telah melengkapi pencapaian menawannya ketika masih menjadi pemain sepakbola.

Namun pada saat ini, Koeman masih merasa bahwasanya karier kepalatihannya masih jauh dari sempurna, sebab masih ada salah satu hal yang begitu ingin bisa dilakukannya, yaitu dengan menjadi pelatih tim nasional Belanda.

Memang selama ini Koeman pun hampir menduduki posisi tersebut, salah satunya ketika knvb telah memilih Guus Hiddink untuk melanjutkan kinerja dari Louis van Gaal setelah gelaran Piala Dunia 2014 silam.

Kemudian setalah Hiddink memutuskan untuk mundur, Koeman kembali telah kaah bersaing dari Danny Blind. Kini, yang menjadi harapan dari Koeman ialah setelah kontraknya bersama Everton akan berakhir di tahun 2019 mendatang, kursi kepelatihan Der Oranje akan berhasil digapainya.

“Bisa melatih timnas Belanda memang saat ini masih saja menjadi ambisi saya,” ungkap Keoman pada Fox Sports.

“Namun saya merasa bahwasannya semua pelatih memang menginginkan akan hal tersebut. Sehingga, apabila saya mendapatkan kesempatan untuk melatih timnas Belanda, maka tentu saja akan akan mengambil kesempatan tersebut,” imbuhnya.

“Saya memang ingin bisa mengambil posisi tersebut di tahun 2014 setelah melatih Feyenoord serta merasa bahwa pada waktu itu merupakan saat yang tepat. Namun mereka justru lebih mempercayakannya kepada Hiddink dan itulah yang telah menjadi keputusan meraka. Waktu pun membuktikan bahwasannya itu bukanlah sebuah pilihan yang terbaik,” jelas Koeman.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top