BERITA BOLA

Kisah Neuer Yang Main Dengan Jari Patah Di Semifinal Liga Champion

Kiper dan kapten andalan Bayern Munchen, Manuel Neuer, belum lama ini berkisah tentang pengalamannya bermain dengan jari kaki patah di partai semifinal Liga Champion kontra Real Madrid musim lalu.

Neuer saat ini tengah menjalani masa pemulihan cedera metatarsal yang dialaminya di leg kedua pertemuan tersebut, namun sejak leg pertama, Neuer mengungkap bahwa ia telah bermain dengan menahan sakit akibat patah jari kaki. Bayern pun akhirnya kalah dengan agregat 4-2 dari Madrid di Santiago Bernabeu. Kiper berusia 31 tahun itu mengaku salah mengkalkulasi jumlah pergantian pemain di waktu tambahan sehingga ia tak dapat keluar meski meminta untuk digantikan.

“Ada sedikit aktivitas di bangku cadangan karena saya ingin keluar (setelah mengalami cedera), namun kami telah membuat tiga pergantian” papar Neuer membuka cerita. “Di kepala saya, ada peraturan yang memperbolehkan pergantian pemain ekstra di perpanjangan waktu, namun hal itu hanya ada di ajang DfB Pokal dan bukan liga Champion” lanjutnya.

“Jadi, saya harus bermain, kendati saya tidak mampu lagi untuk menendang bola. Saya bahkan mendapat sejumlah umpan dari rekan-rekan! Itu adalah situasi yang gila, karena saya langsung tahu bahwa kaki (saya) patah.”

Saat ini di Bayern, Neuer adalah satu dari segelintir pemain berpengalaman yang tersisa setelah dua rekan veterannya, Xabi Alonso dan Phillip Lahm menyatakan pensiun, namun Neuer—yang mewarisi ban kapten dari lengan Lahm, menampik pendapat tersebut dan mengatakan Bayern masih siap untuk menghadapi segala tantangan yang ada.

“Saya tidak percaya (pendapat) itu. Kami telah kehilangan pemain berpengalaman, tapi lihatlah tim saat ini, ada banyak yang lebih tua dari 26 atau 27 tahun.” Tampik Neuer. “Kami siap untuk semua tantangan. Ini serupa dengan tim nasional Spanyol yang memenangkan kejuaraan Piala Eropa dan Piala Dunia di tahun 2008, 2010 dan 2012. Kami memiliki skuad luar biasa yang memiliki kemampuan untuk mencapai sesuatu” tutupnya lugas.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top