Serie A

Khedira: Saat Ini Waktunya Juventus Menjuarai Liga Champions

Sudah dalam dua dekade ini, Juventus telah puasa gelar dari Liga Champions. Sami Khedira selaku gelandang Juventus membidik gelar juara Liga Champions pada musim ini.

Pada sejarah klub, SI Nyonya Tua memang telah dia kali berhasil menjuarai kompetisi paling bergengsi di Benua Eropa. Terakhir kalinya Juventus mampu meraih gelar tersebut pada musim 1995 – 1996. Pada saat musim 2014 – 2015 sebenarnya Juventus hampir meraih “Si Kuping Besar”. Si Nyonya Tua telah mengalami kekalahan di partai puncak dari Barcelona dengan skor 1 – 3.

Sedangkan pada musim selanjutnya, Juventus telak dipaksa untuk meninggalkan kompetisi dengan lebih awal. Si Nyonya Tua telah gugur pada babak 16 besat setelah dikalahkan leh Bayern Munchen dengan agregat gol 4 – 6.

Saat ini, Juventus telah kembali menatap peluangnya untuk meraih gelar Liga Champions. Seiring dengan lolosnya mereka menuju babak 16 besar.

“Liga Champions? Apabila ingatanku benar, maka Juventus tak pernah mengangkatnya semenjak tahun 1996. Oleh sebab itu, saat ini merupakan waktu bagi Juventus untuk bisa meraih gelar juara,” ungkap Khedira sebagaiamana yang dikutip dari UEFA.com.

“Itulah kenapa pada saat ini aku berada bersama Juventus, dan itulah yang menyebabkan aku bersedia bergabung bersama Juventus,” imbuhnya.

“Namun aku pun mengetahui bahwasannya untuk bisa meraihnya memang tidak akan dengan mudah. Namun untuk memimpikan guna meraih gelar juara aka anda pun harus bisa selalu bekerja dengan keras untuk mendapatkannya. Aku pun begitu percaya bahwa skuat yang kami miliki saat ini mampu bersaing guna meraih gelar tersebut. Tetapi kami pun mengetahui bahwasanya sejumlah tim lain yang begitu kuat,” imbuh Khedira.

“Di kompetisi Liga Champions, seperti pada anda lihat di musim ini merupakan delapan tim yang bisa secara realistis mampu meraih gelar. Juga ada sekelompok lain dengan pemain yang kesemuanya hebat yang juga menginginkan hal sama. Sehingga kami pun mengetahui bahwasannya juara pun diperlukan akan adanya sedikit keberuntungan,” imbuh pemain internasional Jerman tersebut.

Pada pertandingan terakhir di grup H, Si Nyonya Tua pun akan berhadapan dengan wakil dari Kroasia, Dinamo Zagreb. Hasil dari pertandingan itu tidak akan berpengaruh bagi Juventus, sebab mereka sudah pasti lolos menuju babak selanjutnya.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top