EPL

Kembali Dirumorkan ke Real Madrid, De Gea Buka Peluang ?

Penjaga gawang Manchester United, David de Gea, mengakui “seribu hal bisa terjadi” ketika ia bertugas di Piala Dunia dengan Spanyol saat dia berhenti mengesampingkan peluang pindah dari klub selama bursa transfer musim panas ini.

Pemain berusia 27 tahun itu telah lama menjadi target Real Madrid dan spekulasi yang tersebar luas mengatakan bahwa ia mungkin bergabung dengan sang jawara Liga Champions menjelang musim 2018-19.

Dalam tujuh tahun di Old Trafford, De Gea telah menjadi favorit penggemar dan salah satu pemain yang paling penting bagi Jose Mourinho, tetapi dia kini membuat pernyataan mengambang dengan masa depannya di klub.

“Masa depan saya? Yang penting adalah Piala Dunia dan tidak memikirkan hal lain yang dapat mengalihkan Anda atau mengecewakan Anda,” kata De Gea kepada wartawan di kamp pelatihan Spanyol, dikutip Marca.

“Anda harus fokus untuk memiliki Piala Dunia yang baik, karena kami semua baik. Mudah-mudahan kami bisa melangkah jauh dan menang.

“Sepakbola adalah sepakbola dan seribu hal bisa terjadi. Tapi saya selalu tenang. Apapun yang terjadi, saya akan tetap sama. Penting untuk fokus dan 10% pada turnamen ini.”

Fokus De Gea terhambat dalam penampilan terakhir Spanyol di turnamen internasional ketika namanya dikaitkan dengan kasus kekerasan seksual jelang Euro 2016.

Meskipun tidak ada bukti yang ditemukan untuk mengajukan tuntutan terhadap kiper tersebut, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez baru-baru ini mengatakan dia “tidak merasa nyaman” dengan karena si pemain menjadi bagian dari tim pada saat itu.

Sanchez meminta maaf atas komentar yang lalu ketika mengunjungi kamp pelatihan Spanyol, tetapi De Gea mengatakan dia masih menunggu permintaan maaf secara publik.

“Saya dengan sopan menerima permintaan maafnya,” kata peraih PFA Team of the Year tersebut. “Masalahnya adalah bahwa apa yang dia katakan di masa lalu adalah di depan umum dan itulah mengapa saya pikir permintaan maaf juga harus secara publik.

“Itu juga benar bahwa sebagian besar orang di mata publik tidak menghormati saya, bahkan belum meminta maaf kepada saya secara pribadi.

“Sangat mudah untuk berbicara tentang orang lain di negara ini. Saya selalu mengatakan bahwa itu bohong namun orang-orang terus mengatakan bahwa saya tidak boleh pergi ke tim nasional.

“Pada akhirnya, semuanya terbukti dan kami melihat bahwa itu semua adalah kebohongan. Secara pribadi hal semacam ini tidak mempengaruhi saya tetapi jelas saya memiliki orang-orang yang dekat dengan saya dan bisa terpengaruh, itu akan sangat merugikan.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top