BERITA BOLA

Kalah Lagi, Inter Milan Di ‘Walk Out’ Fans Di Tengah Laga

Setelah memberhentikan Stefano Pioli, rupanya Dewi Fortuna masih enggan menaungi Internazionale Milan. Nerrazuri kembali memetik kekalahan dari tim papan tengah Sassuolo dengan skor tipis 2-1. Parahnya lagi sebelum pertandingan usai, fans Inter berbondong-bondong meninggalkan tribun dan memilih untuk makan siang. Waduh!

Raihan dua poin dari delapan laga memang bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan. Tanyakan saja pada suporter Internazionale Milan. Upaya penyegaran yang dilakukan pihak manajemen dengan memecat Stefano Pioli nyatanya belum mengembalikan Mauro Icardi dkk ke jalur kemenangan. Bahkan kala menjamu tim non-elit Sassuolo di Giuseppe Meazza pun mereka harus takluk dengan skor tipis 2-1.

Gambar Di Atas : Kekecewaan Suporter Inter Milan

Lelah dengan keadaan, para suporter Inter sampai meninggalkan stadiun 20 menit sebelum laga usia. Yang lebih menyakitkan, mereka juga membentangkan spanduk dalam bahasa Italia yang bila diterjemahkan memiliki arti sebagai berikut : “Kalian tidak pantas mendapatkan dukungan dari kami, kami akan pergi makan siang saja.”

Kejatuhan Inter Milan di paruh kedua Serie A musim ini memang mengundang tanya. Pasalnya, di awal musim bergulir, Inter sempat lama bercokol di papan atas dan disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara. Saat itu, mereka masih ditangani legenda Belanda Frank De Boer. Namun alhasil, performa Inter mengalami penurunan sehingga de Boer dicopot dan digantikan oleh Stefano Pioli di bulan November. Bersama Pioli, Inter mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga pertengahan paruh kedua musim, namun setelahnya, ia tak mampu membawa Inter menang di tujuh laga beruntun. Total musim ini, Inter hanya mengoleksi 56 poin dan tertahan di posisi ke 8. Harapan mereka untuk berlaga di kancah Eropa musim depan pun akan langsung terkubur dalam-dalam jika sang rival, AC Milan berhasil meraup angka penuh di pertandingan mereka berikutnya.

Di musim, ini sudah sedikit terlambat bagi Inter untuk berbenah. Diharapkan mereka dapat mempersiapkan diri lebih baik lagi musim depan dan mengembalikan era kejayaan mereka sebagai salah satu tim yang ditakuti di Eropa, bahkan di seluruh dunia.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top