BERITA BOLA

Kalah Dari Arsenal, Benitez Inginkan Pemain Anyar

Manajer Newcastle Rafael Benitez mengatakan timnya “butuh sesuatu pada (bursa transfer) Januari” setelah mereka jatuh ke zona degradasi usai kalah 1-0 dari Arsenal di Emirates. The Magpies telah kalah delapan dari sembilan pertandingan terakhir mereka di Liga Primer, memperoleh hanya satu poin dari hasil imbang 2-2 di West Brom.

9 laga tanpa kemenangan, menjadi torehan terburuk kedua Newcastle sejak Mei 2015. Saat itu The Magpies melewati 10 pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Terakhir kali anak asuh Rafa meraih 3 angka saat mengandaskan Crystal Palace 2-1 pada 21 Oktober 2017.

Hasil ini tentu menjadi alarm bagi Newcastle. Mereka sempat berada di posisi keempat di awal musim, lalu sempat menghuni posisi keenam setelah mengalahkan Crystal Palace.

“Kami akan mencoba membawa beberapa (pemain) tambahan yang akan mengangkat performa tim,” kata Benitez dikutip dari BBC Sport seusai laga melawan The Gunners.

“Para fans tahu tim akan tangguh, mereka juga tahu kita butuh sesuatu pada bulan Januari yang akan membantu skuad saat ini,” tambah manajer asal Spanyol tersebut.

Gol gemilang Mesut Ozil di babak pertama sudah cukup bagi tim asuhan Arsene Wenger. Arsenal kembali ke empat besar dengan koleksi 33 poin. Sementara Newcastle menghuni posisi 18 dengan torehan 15 angka. Persaingan di papan bawah cukup ketat karena Newcastle hanya berselisih 3 angka dari penghuni dasar klasemen Swansea City yang baru bermain Selasa dini hari.

Newcastle dilaporkan akan dibeli dengan harga 300 juta poundsterling oleh PCP Partners, dengan pemilik klub Mike Ashley mengatakan telah bertemu dengan pemilik PCP Amanda Staveley.

Newcastle memang tidak terlalu aktif pada bursa transfer musim panas. Mereka hanya mendatangkan 6 pemain dan menghabiskan 42 juta paun. Rekrutan termahal musim panas adalah gelandang sayap Jacob Murphy yang dihargai 10 juta paun dari Norwich.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top