Bundesliga

Jupp Heynckes Tegaskan Kembali Rencana Pensiun

Jupp Heynckes bersikeras dia tidak akan melatih di tempat lain musim depan ketika sedang mempersiapkan diri untuk berpisah dengan juara bertahan Jerman.

Heynckes akan digantikan oleh Niko Kovac (pelatih Eintracht Frankfurt) di musim 2018-19, setelah kembali ke raksasa Bundesliga pada Oktober tahun lalu berikut pemecatan Carlo Ancelotti.

Pria 72 tahu  yang membimbing Bayern meraih treble winners di tahun 2013 itu telah menikmati banyak kesuksesan di sisi Bavaria, termasuk memberikan mahkota Bundesliga keenam berturut-turut.

Heynckes juga membimbing Bayern ke semifinal Liga Champions, yang berakhir melawan Real Madrid dini hari tadi, tetapi veteran asal Jerman itu mengulangi rencana pensiunnya.

“Saya tidak akan kembali ke bangku cadangan dan itu akan baik-baik saja,” kata Heynckes menyusul hasil imbang 2-2 yang membuat Bayern gugur di Santiago Bernabeu.

“Tidak banyak orang yang masuk ke petualangan ini pada usia 72 tahun. Saya tidak memiliki emosi apa pun tentang hal itu.”

Mimpi Bayern menjuarai kompetisi Eropa terhenti melawan Real Madrid, yang menang 4-3 secara agregat di ibukota Spanyol.

Tertinggal 2-1 setelah leg pertama pekan lalu, Bayern mengurangi keunggulan Madrid dalam tiga menit berkat sepakan keras Joshua Kimmich.

Namun, dua gol Karim Benzema – termasuk blunder Sven Ulreich di babak kedua – membunuh harapan Bayern untuk membuat comeback, dengan James Rodriguez hanya mencetak gol hiburan.

“Jika Anda melihat kedua pertandingan, kami adalah tim yang lebih baik. Tapi sayangnya kami tidak bisa mencapai final. Hasilnya sangat mengecewakan bagi saya dan para pemain saya. Melihat pertandingan hari ini, dua tim bermain diatas ekspetasi,” Heynckes menambahkan.

“Ini adalah pertandingan hebat dan Real dapat mengucapkan terima kasih kepada (Keylor) Navas yang membuat performa bagus, dan di akhir pertandingan menggagalkan peluang terbaik kami.

“Kami terguncang dan berjuang kembali dan bermain dengan baik. Anda bisa melihat bahwa Real hanya memainkan serangan balik di stadion mereka sendiri.

“Saya harus memberikan pujian yang sangat besar kepada tim saya. Seperti yang baru saya katakan bahwa saya belum melihat Bayern Munich sangat kuat untuk waktu yang lama.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top