Bundesliga

Jupp Heynckes Pastikan Tak Perpanjang Kontrak di Bayern ?

Pelatih Bayern Munich, Jupp Heynckes, mengecilkan pernyataan Uli Hoeness karena dia bisa pergi setelah musim ini berakhir.

Rekor sempurna Bayern sejak dilatih Heynckes harus berakhir pada Sabtu malam dengan kekalahan 2-1 di tangan Borussia Mönchengladbach.

Heynckes menggantikan posisi Carlo Ancelotti pada bulan Oktober dalam sebuah kesepakatan sampai akhir musim, namun Hoeness (presiden Bayern) membicarakan potensi perpanjangan kontrak untuk pelatih berusia 72 tahun itu.

Namun, Heynckes mengatakan Bayern tidak akan kesulitan menemukan pelatih permanen “yang memadai” untuk menggantikannya di akhir musim.

“Di masa lalu, beberapa pemain saya juga mengatakan hal yang sama, tapi saya pikir saya tidak ingin menjawab pertanyaan yang sama berulang-ulang,” katanya setelah kekalahan timnya malam tadi kepada Bild (26/11/2017).

“Saya hanya bisa mengatakan bahwa ada kesepakatan sampai 30 Juni 2018 dan kemudian akan menjadi situasi yang sama sekali berbeda dibandingkan beberapa minggu lalu.

“Menemukan pelatih yang memadai untuk Bayern Munich ketika musim berlangsung tidak begitu mudah, tapi ketika musim baru dimulai, ini benar-benar berbeda. Uli Hoeness bereaksi sedikit emosional sampai beberapa minggu terakhir di rapat umum tahunan.”

Sebuah penalti yang dieksekusi Thorgan Hazard dan gol yang dicetak Matthias Ginter di babak pertama membuat Bayern dikalahkan Borussia-Park meski ada gol dari Arturo Vidal di menit ke-74.

Heynckes menyesalkan cara bermain timnya di awla pertandingan meskipun bertahan di puncak klasemen dengan keunggulan 3 poin.

“Menurut saya, tim ini kalah dalam pertandingan di babak pertama, bukan karena kami kebobolan dua gol, tapi karena kami bermain terlalu pasif, terlalu lamban,” dia menjelaskan. “Kami tidak cukup berinvestasi dan tidak mengherankan jika gol seperti itu terjadi. Penalti pertama dan kemudian gol kedua datang tiba-tiba, tapi di babak kedua tim saya merespon dengan baik.

“Untuk pertandingan selanjutnya, saya berharap tim ini bisa ke jalur yang semestinya. Ini bukan tentang poin, tapi bagaimana sebuah klub besar dan bersejarah bisa konsisten di setiap pertandingan. Musim ini cukup berat, karena tim manapun bisa saling mengalahkan.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top