BERITA BOLA

Juara Bertahan Ingin Menghindari Catatan Buruk

Usaha dari sang juara bertahan Liga Premier Inggris, Leicester City yang tengah mencari konsistensinya, kembali akan mendapatkan ujian. Hal itu karena pada pertandingan lanjutan Liga Premier Inggris nanti, The Foxes akan bertandang ke markas Chelsea pada Sabtu 15/10/2016. Ada sebuah catatan buruk yang telah membayangi Leicester.

Leicester City akan menjalani laga tandang ke Stamford Bridge pada akhir pekan nanti. Pasukan arahan Claudio Ranieri tersebut, saat ini masih tertahan pada peringkat 12 di klasemen sementara Liga Premier Inggris dengan meraih 8 poin. Jumlah tersebut terpaut 5 poin dari Chelsea yang berada di peringkat tujuh.

Leicester City sebenarnya datang dengan rekor yang bagus ketika berhadapan dengan Chelsea. Jamie Vardy cs tidak terkalahkan pada dua pertandingan terakhirnya menghadapi The Blues, termasuk juga hasil imbang 1 – 1 di London Barat pada Mei silam.

Namun yang menjadi masalah italah Leicester City saat ini tengah mengalami penurunan performa yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan musim lalu. Dari tujuh pertandingan yang sudah dilewatinya, Leicester City sudah mengalami tiga kali kekalahan, dimana semuanya terjadi pada laga tandang. Apabila bertandang ke markas Chelsea akan berakhir dengan kekalahan, maka meraka akan memiliki statistic yang buruk sama seperti juara bertahan pada masa lalu.

Pada sisi lain, saat ini Chelsea pun tak akan membiarkan rekor buruk ketika berhadapan dengan Leicester akan terus berlanjut. Terlebih lagi, The Blues berpeluang untuk bisa merangsek menunu papan atas juga mereka tengah membutuhkan modal kemenangan untuk menyambut big match kontra Mancehster United pada pekan depan.

Ini akan menjadi pertandingan ketiga Claudio Ranieri berhadapan dengan Chelsea pada kompetisi Liga Premier Inggris. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Ranieri selalu berhadapan dengan pelatih yang berbeda. Di pertemuan pertama, pelatih yang juga pernah menangani Chelsea itu berhadapan dengan Mourinho dan berakhir dengan kemenangan 2 – 1. Kemudian di pertandingan kedua, Ranieri berhadapan dengan Guus Hiddink dimana skor akhir pertandingan 1 – 1.

Kini Ranieri akan berhadapan dengan Antonio Conte. Lantas, bagaimanakah nasibnya? Apakah akan berakhir dengan hasil yang berbeda pula? Tunggu saja pertandingannya pada akhir pekan nanti. J

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top