Serie A

Inzaghi Tak Ingin ‘Euforia’ Dengan Keunggulan Leg Pertama

Pelatih Lazio, Simone Inzaghi, tidak ingin sesumbar dan ingin timnya lebih berhati-hati di leg kedua perempat final Liga Europa melawan Red Bull Salzburg pekan depan.

Tim berbasis Italia tersebut mendapat keuntungan dua gol dalam kemenangan 4-2 di Stadio Olimpico berkat gol dari Senad Lulic, Marco Parolo, Felipe Anderson dan Ciro Immobile.

Penalti kontroversial dari Valon Berisha membatalkan gol pembuka Lulic, sementara Takumi Minamino yang datang sebagai pemain pengganti tampaknya akan mengamankan hasil imbang dalam 20 menit terakhir.

Felipe Anderson dan Immobile mencetak gol secara berurutan untuk memberi Lazio keunggulan, tetapi Inzaghi ragu lawannya akan bermain aman di Austria dan itu akan menjadi ancaman serius jika timnya lengah.

“Kami tahu bahwa Salzburg tangguh dan hanya kebobolan 5 kali di seluruh kompetisi, tetapi membiarkan 4 gol pada satu malam,” katanya kepada Sky Sports Italia.

“Itu tidak mudah setelah 2-2 dan penalti yang diberikan kepada kami, tetapi kami membuat perubahan penting dan harus berterima kasih pada orang-orang yang hadir disini.

“Leg kedua tidak akan mudah, tapi kami memiliki apa yang dibutuhkan dan membutuhkan sikap yang benar di Austria.

“Salzburg membuat saya terkesan dengan penampilan mereka melawan Real Sociedad di babak 16 besar. Sebuah tim yang kalah sekali dari 46 pertandingan kompetitif tidak boleh diremehkan. Sayang sekali kami kebobolan dua gol.

“Kami mendapat keuntungan, tetapi Salzburg bahkan lebih kuat di kandang mereka sendiri dan itu akan menjadi pertandingan yang intens.”

Dan Parolo tampil mengesankan untuk menetralisir gaya menyerang Salzburg.

“Kami juga memiliki penampilan bagus lainnya musim ini, lebih baik dari yang satu ini,” tambahnya.

“Kami tahu Salzburg sangat agresif dan sulit dikalahkan, tetapi memahaminya dengan baik, menyerang terus-menerus dan jika kami bermain seperti ini, kami dapat membuat perlawanan.

“Ketika stadion penuh dan ada banyak orang yang mendukung Anda, terasa lebih mudah untuk memberikan segalanya dan bertarung hingga keringat terakhir.

“Dan saya ingin memastikan juga bahwa pekan depan, kami bisa mempertahankan apa yang dimiliki saat ini, tapi harus tetap merendah.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top