Serie A

Inter Disarankan Lepas Icardi Dan Mulai Bangun Skuad Masa Depan; Ini Alasannya

Kapten muda Internazionale Milan, Mauro Icardi, merupakan striker andalan dengan ketajaman yang menakutkan, namun status kebintangan pemain asal Argentina itu membuatnya kini menjadi sasaran gosip transfer ke klub besar. Hal ini disebut beberapa pengamat tidak ideal dan menyarankan agar Nerrazurri mulai mempertimbangkan untuk melepas Icardi.

Mauro Icardi, tak diragukan lagi, merupakan salah satu penyerang terbaik di bumi saat ini. Hanya ada sedikit pemain di seantero Eropa yang memiliki bakat selengkap dirinya, bukan hanya di lapangan, namun juga di luar lapangan; mulai dari aura kebintangan, kepemimpinan dan juga paras tampan untuk bersinar di media komersil.

Tapi kerap mengakhiri liga dengan selisih poin 20 kurang dari Juventus di setiap musim bukanlah hal yang ideal bagi tim, khususnya bila tugas serta sorotan untuk menentukan hasil pertandingan hanya dibebankan kepada seorang penyerang saja. Icardi merupakan pemain yang bagus, namun ia bisa lebih cocok di klub elit lain ketimbang Inter, contohnya saja Real Madrid, Barcelona atau Bayern Munich. Hal ini bukan berarti Inter memiliki kualitas di bawah tim-tim tersebut, namun status kebintangan Icardi akan semakin memberatkan Nerrazurri untuk berkonsentrasi di masa mendatang, dengan gencarnya media mempertanyakan perihal sang pemain. Sampai kapan Inter akan mampu menahan Icardi di San Siro?

Lebih baik memang bagi Inter untuk melepas Icardi saat ini , kala harga transfernya masih melambung di titik tertinggi, sehingga klub rival sekota AC Milan itu bisa lebih fokus untuk membangun skuad muda nan handal. Hadirnya penyerang muda Lautaro Martinez, yang baru saja diboyong dari Racing Club, bisa mengisi pos yang ditinggalkan oleh Icardi, dan uang hasil transfer sang bintang pun bisa dipakai untuk melengkapi komposisi tim utama dengan tenaga yang mumpuni di berbagai lini.

Selain Martinez, Inter juga tengah memiliki sejumlah punggawa potensial, seperti pemain pinjaman Joao Cancelo dan Rafinha yang tampil impresif hingga para fans mendesak pihak klub untuk mempermanenkan mereka. Di lini belakang, Milan Skriniar juga tengah menanjak dan menjadi pilar pertahanan nan solid di usianya yang baru menginjak 20 tahun. Belum lagi Gabriel Barbosa, Geoffrey Kondogbia serta Joao Mario yang akan segera kembali dari status pinjaman mereka ke klub. Para pemain luar biasa ini hanya membutuhkan perhatian dan jam terbang yang cukup untuk menjadikan mereka pebola kelas dunia di masa mendatang.

Kepergian Icardi, alih-alih meninggalkan lubang, akan membuat Inter bisa menjadi lebih solid sebagai sebuah tim. Sekali lagi, ia bukanlah pemain yang buruk (meski sedikit badung), namun sepertinya akan lebih baik bagi semua pihak jika si Biru-Hitam menjualnya, alih-alih mempertahankannya dan kehilangan momentum untuk membangun dinasti tim muda yang berpotensi merajai Eropa kelak.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top