BERITA BOLA

Ijinkan Pogba Dan Vidal Pindah, Ini Alasan Max Allegri

Kendati tengah menikmati masa kesuksesan bersama Juventus, pelatih Massimiliano Allegri beberapa kali membuat (atau tidak membuat) keputusan yang membingungkan beberapa kalangan. Salah satunya adalah kala ia membiarkan dua sosok kunci tim; Paul Pogba dan Arturo Vidal, untuk hengkang ke klub lain.

Berbincang dalam satu sesi wawancara bersama harian Sky Italia, Allegri membeberkan alasannya tidak melakukan apa-apa saat kedua pilarnya hijrah dari Turin, dan juga hal-hal lainnya. “Saya tidak melakukan  apapun untuk menahan Pogba karena saat itu klub memberitahukan saya jumlahnya..” Ujar Allegri tanpa menyelesaikan kalimatnya. Secara tersirat, Allegri menyatakan bahwa ia menilai profit yang bisa didatangkan dari penjualan Pogba kala itu sangat baik bagi keadaan finansial tim secara keseluruhan. Pogba memang pindah kembali ke klub asalnya, Manchester United dengan label pemain termahal di dunia, sementara Juventus tidak mengeluarkan sepeser pun uang untuk mendatangkannya!

Kemudian, mengenai Arturo Vidal, Allegri juga memberikan alasan yang sama. “Vidal adalah komoditas pasar yang besar yang ingin di eksploit oleh Juventus, dan juga saya” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, pria kelahiran Livorno itu juga menceritakan saat-saat awalnya diminta untuk menukangi Juventus.

“Saya tengah membantu anak perempuan saya pindah dari Milan. Itu adalah saat dimana saya pikir saya akan ditakdirkan untuk melatih tim nasional Italia” tutur Allegri membuka kisah. “Pukul lima sore, saya mendapat panggilan telepon yang menyebutkan bahwa presiden (Juventus, Andrea Agnelli) ingin berbicara dengan saya. Lalu saya melihat sebuah pesan yang mengatakan bahwa (Antonio) Conte sudah berhenti dan saya mengerti”

“Saya senang” lanjut Allegri mengenai pengangkatannya sebagai pelatih Juventus. “Karena saya pikir ada lebih banyak lagi yang bisa dilakukan tim, terutama level Eropa. Conte bekerja dengan baik, tapi kredit tertuju pada semua orang, dimulai dari klub, karena akan sangat sulit bagi seorang pelatih untuk melakukan semuanya sendirian” pungkas juru taktik yang sudah mempersembahkan gelar Scudetto bagi Juventus tiga musim berturut-turut tersebut.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top