BERITA BOLA

Ibrahimovic Ungkap Alasan Pensiun Dari Timnas Swedia

Zlatan Ibrahimovic

Mantan kapten tim nasional Swedia, Zlatan Ibrahimovic, mengatakan bahwa pensiun dari pertandingan internasional telah memungkinkan negaranya bermain tanpa tekanan terkait harapan di kompetisi.

Striker Manchester United itu mengakhiri karir internasionalnya setelah Euro 2016 dengan catatan 116 caps dan 62 gol.

Ibrahimovic yang menginjak usia 36 tahun mengatakan bahwa ketidakhadirannya mungkin cukup dirasakan, namun yakin tim asuhan Janne Andersson masih memiliki banyak bakat untuk tampil di pertandingan apapun.

“Swedia bermain tanpa tekanan, karena sejak saya pergi, tidak ada yang mengharapkan sesuatu secara berlebihan, dari media sampai para penggemar. Ketika saya bermain, tingkat harapan meningkat jauh, dan dalam ketidakhadiran saya, tidak ada yang yakin dengan tim ini” kata Ibrahimovic kepada Sky Sport Italia (10/11/2017).

“Karena itulah tim ini memiliki tingkat kolektif yang baik, dengan memikul tanggung jawab bersama-sama. Para pemain tidak terlalu berpengalaman, tapi proyeknya sangat jelas dan memiliki potensi besar.”

Daniele De Rossi dan rekan-rekannya ingin memanfaatkan absennya Ibrahimovic untuk meraih penampilan Piala Dunia ke-15.

De Rossi mengenal Ibrahimovic dengan sangat baik, setelah menghadapi striker Swedia itu selama berkarir di AC Milan, Juventus dan Inter.

Dan gelandang veteran itu mengatakan bahwa dia lega tidak akan menghadapi Ibrahimovic kesekian kalinya.

“Fakta bahwa (Zlatan) Ibrahimovic sudah keluar, jelas menjadi keuntungan bagi setiap tim yang menghadapi Swedia.

“Saya tidak akan bermain melawan Ibrahimovic bahkan jika dia berusia 40 tahun dan dengan kaki yang patah. Tentu saja, ketidakhadirannya adalah sebuah keuntungan, tapi Swedia bukanlah tim yang bisa dianggap remeh. Kami cukup tahu banyak hal tentang para pemain Swedia, banyak yang bermain di kompetisi kelas atas Eropa dan Italia.

“Piala Dunia adalah momen penting bagi saya dan saya telah bermain di tiga kesempatan. Tapi Swedia jarang memiliki kesempatan, sehingga mereka bisa habis-habisan tapi kami juga tidak ingin kalah.

”Pertandingan di leg pertama pasti sangat sulit, karena kami bermain di tempat lain, tapi dengan para pemain ingin tampil di kompetisi terbesar, pasti ada motivasi tinggi di tim Italia.”

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top