BERITA BOLA

Ibrahimovic Tidak Dibawa Tur Ke China

Jose Mourinho telah memberikan penjelasannya mengapa dirinya tidak membawa salah satu punggawa barunya, Zlatan Ibrahimovic pada tur pramusim ke China. Pelatih baru Setan Merah itu memang tidak memasukkan nama Ibrahimovic pada rombongan pemain Manchester United yang menjalani tur pramusim kali ini. Dirinya pun menganalogikan Ibrahimovic sebagai sebuah setelan jas.

“Setelah yang telah dijahit dengan menggunakan hitungan terperinci adalah setelan jas terbaik. Setelah seperti itu seharusnya bisa lebih baik dibandingkan dengan datang ke toko kemudian membeli setelan jas dengan menggunakan ukuran yang mungkin saja pas pada tubuh anda ataupun tidak,” ujar Mourinho pada ManUtd.com.

Jose Mourinho memang hanya membawa 25 pemainnya pada tur Manchester United menuju China. Namun, dalam daftar nama pemain yang dibawanya tersebut, tidak ada nama Zlatan Ibrahimovic. Hal itu dikarenakan Zlatan Ibrahimovic masih diberikan waktu untuk menjalani liburan setelah dirinya berpartisipasi pada gelaran Piala Eropa 2016 bersama dengan timnas Swedia.

Namun, ada pula yang telah mempertanyakannya sebab Swedia telah tersingkir pada fase grup di gelaran Piala Eropa 2016. Tetapi, pemain lain yang tim nasionalnya lolos dari fase grup justru sudah mulai kembali bersama tim, misalnya saja pemain dari tim nasional Inggris yang telah kandas pada babak 16 besar namun justru sudah bergabung bersama tim Setan Merah di laga pramusim.

Dan disitulah analogi dari Mourinho mengenai “setelan jas”. Menurut pelatih berkebangsaan Portugal tersebut, dirinya memang sudah memutuskan tidak membawa serta Ibrahimovic pada tur pramusim dan membawa para pemain lain yang sebetulnya memiliki masa libur yang memang lebih singkat. Hal itu tidak lepas dari hitungan yang terperinci yang telah disesuaikan kepada setiap individu.

“Begitu juga saya kepada para pemain. Tidak ada dua pemain yang bisa sama persis. Keputusan saya kepda Zlatan merupakan konsekuensi dari studi selama berjam-jam, analisis serta diskusi yang sudah saya lakukan bersama staff saya,” jelas Mourinho.

“Kami selalu berusaha untuk bisa ‘menjahit ukuran’ yang sempurna untuk setiap orang dengan menggunakan cara saya. Hal itu penting bagi pemain dari posisinya masing-masing. Saya harus mengubah dari profid tim pada kaitannya dengan adanya dinamika yang lainnya. Posisi penyerang pun masih akan menjadi bagian yang mudah untuk bisa menyelesaikan puzzle terakhirnya,” kata Mourinho.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top