EURO 2016

Hooligan Bentrok dengan Polisi Prancis di Marseille

Tim nasional Inggris sudah diwakili  oleh suporternya dengan memulai ‘duel’ pertamanya pada gelaran Piala Eropa 2016. Ada sekitar 250 hooligan telah bentrok dengan sejumlah pihak kepolisian di Marseille.

Bentrokan tersebut telah terjadi pada Kamis malam 9/6/2016 waktu setempat bertempat di Kota Merseille. Dugaan sementara, bentrokan tersebut telah dipicu oleh para hooligan yang telah mabuk, dimana mereka sempat melakukan pelemparan kepada pihak kepolisian setempat dengan menggunakan kaleng bir pada luar sebuah bar. Bahkan pihak kepolisian pun harus memakai gas air mata untuk bisa ‘menjinakkan’ para hooligan. Akibatnya ada dua hooligan yang ditahan pada penjara setempat.

Sejumlah supporter Inggris juga dilaporkan tengah terlibat bentrok dengan warga setempat setelah ada salah seorang pemuda dari Prancis yang sudah mencuri sebuah kaos tim nasional Inggri dari salah seorang supporter. Karena peristiwa tersebut, seorang korban dari supporter Inggris harus menerima perawatan dari medis setelah dirinya mendapatkan pukulan dari sejumlah pemuda setempat. Sang pencuri kaus pun sudah disebutkan sebelumnya harus ditahan.

Kejadian tersebut juga diperparah dengan perilaku dari supporter Inggris yang menyanyikan lagu yang berbunyi “ISIS, dimana kalian?”.

Apa yang telah dilakukan oleh para supporter Inggris disebut dinilai merupakan tindakan yang tak pantas dan tidak sempatik. Sebab pada tahun lalu, sempat terjadi terror di Prancis yang telah diduga telah dilakukan oleh ISIS dimana telah menewaskan hingga 130 orang. Tidak hanya itu saja, Marseille sendiri merupakan salah satu kota yang ada di Prancis yang memiliki penduduk Muslim paling banyak.

Supporter Inggris sendiri memang sudah sejak lama terkenal kerap melakukan keonaran di sejumlah turnamen, utamanya yang digelar pada luar negera mereka. Tidak hanya pada level timnas, namu keributan juga kerap kali melibatkan para superter dari Inggris pada Liga Europa maupun Liga Champions.

Kepolisian Prancis telah bekerja sama bersama Pemerintah Inggris untuk bisa mencegah terjadinya hooliganisme dari para supporter Inggris. Ada sekitar 2.000 hooligan dari Inggris Raya sudah dilarang untuk menyebrang menuju Prancis guna meredam aksi anarkis yang kerap dilakukan oleh para hooligan.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top