Piala Dunia

Honda dan Hasebe Umumkan Pensiun Dari Timnas Jepang

Keisuke Honda dan Makoto Hasebe mengumumkan pensiun dari sepakbola internasional setelah gugurnya Jepang di Piala Dunia 2018.

The Blue Samurai memimpin 2-0 di pertandingan babak 16 besar melawan Belgia sebelum wakil Eropa itu meluncurkan comeback dramatis untuk menang 3-2 dengan gol Nacer Chadli di menit-menit akhir pertandingan.

Honda tidak menjadi starter dalam pertandingan di Rusia, tetapi datang dari bangku cadangan sebagai pengganti babak kedua di Rostov, dan percaya sepakbola Jepang akan memiliki masa depan yang cerah.

“Hari ini kami menunjukkan bagaimana kami bisa melanjutkan permainan sebagai sepakbola Jepang,” kata pemain berusia 32 tahun, yang mencetak 37 gol dalam 98 pertandingan, kepada ESPN.

“Saya senang karena kami memiliki banyak pemain muda yang baik, dan sekarang giliran mereka untuk menulis sejarah sepakbola Jepang.

“Ini adalah Piala Dunia terakhir bagi saya dan begitulah kenyataannya. Sejujurnya, saya ingin membawa semua orang ke babak berikutnya, tetapi saya tidak bisa menyelesaikan tugas ini. Saya melakukan semua yang saya bisa. Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa.

“Tapi kadang dalam sepakbola selain usaha keras, perlu keberuntungan dan kami tidak memiliki itu.”

Kapten timnas Jepang, Hasebe, juga memutuskan pensiun dari karir internasional setelah 114 penampilan, dan gelandang milik Eintracht Frankfurt itu memuji rekan-rekan setimnya yang memberikan dukungan besar sepanjang karirnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang berjuang bersama saya selama lenih dari 12 tahun sejak 2006, dan kepada semua orang Jepang yang sangat mendukung saya,” katanya.

“Saat saya berjalan dengan rekan-rekan disini, itu adalah harta yang sangat penting. Saya ingin berterima kasih dari lubuk hati terdalam.

“Terakhir dan pada akhirnya, saya juga pendukung tim nasional. Mari kita bermimpi tentang tim nasional Jepang bersama. Saya memiliki keyakinan bahwa tim ini bisa berbicara banyak dan hanya membutuhkan sedikit waktu untuk sampai kesana.

“Tapi saya tekankan sekali lagi, sepakbola yang sudah sejauh ini membutuhkan dukungan dari masyarakat Jepang, dan semoga saja itu tercapai dalam waktu dekat.”

Jepang sekarang akan memiliki kesempatan di Piala Asia 2019, yang diselenggarakan di UEA.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top