EURO 2016

Hill: Inggris Telah Kehilangan Identitasnya

Pada gelaran Piala Eropa 2016 ini, Islandia layak disebut dengan Leicester City. Hal ini tidak lepas atas penampilan gemilang yang sudah ditunjukkan oleh Islandia, terutama ketika berhasil mengalahkan Inggris. Sementera itu, The Three Lions yang telah tampil dengan cukup mengecewakan, dinilai telah kehilangan identitasnya.

Pendapat tersebut telah diungkapkan oleh salah satu mantan pemain dari Manchester United, era tahub 1970an, Gordon Hill. Hill telah mengungkapkan bahwasannya Inggris memang diluar dugaan dari banyak orang telah menyerah 1 – 2 atas Islandia pada babak 16 besar gelaran Piala Eropa 2016 pada Selasa dini hari 28/6/2016.

Pada pertandingan tersebut, The Three Lions sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu melalui gol yang dilesahkan oleh Wayne Rooney. Namun akhirnya mereka menyerah dari Islandia setelah tim lawan berhasil mencetak dua gol melalui Ragnar Sigurdsson serta Kolbeinn Sigthorsson.

“Saya berpikir hal ini harusnya tercatat menjadi salah satu penampilan yang paling memalukan serta tanpa adanya gairah seperti yang pernah saya lihat pada sebuah tim Inggris,” ungkap Hill pada Omnisport.

Hill juga mengungkapkan bahwa kesuksesan Islandia dengan mengalahkan Inggris, terjadi karena mereka mampu tampil kompak dalam sebuah tim. Dirinya juga menyebutkan bahwasannya Islandia itu mirip dengan apa yang telah ada di Liga Premier Inggris musim lalu, yakni Leicester City. Islandia memang layaknya Leicester City yang mampu memberikan kejutan besar.

“Islandia bermain layaknya Leicester City yang bermain di Liga Premier Inggris. Mereka telah bermain layaknya sebuah tim,” ujar pria yang telah berusia 62 tahun tersebut.

“Individu-individu tidak akan mampu untuk mengalahkan sebuah unit. Italia bermain dalam sebuah unit, Jerman juga bermain sebagai unit, Spanyol juga sekali bermain menjadi sebuah unit,” tambah Hill.

Hill juga menyoroti mengenai tidak jelasnya taktik yang sudah dijalankan oleh Inggris di atas lapangan dan hal itu telah membuat para pemain inggris tampil dengan kurang maksimal.

“Kami telah kehilangan identisas yang kami miliki. Kami sudah kehilangan peran pemain penting sekaliber Ala Shearer, John Terry yang masih mampu melakukan pekerjaan dengan bagus ketika berada di dalam tim ini,” pungkasnya.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top