BERITA BOLA

Henderson Ingin Menjadikan Piala Eropa Sebagai Penyemangat

Jordan Henderson telah kembali mengingat kenangan pahit dari tim nasional Inggris setelah mengalami kekalahan  dari Islandia pada Piala Eropa 2016. Dirinya pun berharap bahwa hal itu pun bisa dijadikan sebagai motivasi untuk kedepannya.

Pada turnamen final di Piala Eropa lalu, Inggris sebenarnya telah melewati fase grup hanya sebagai runner up. Hal itu karena The Three Lions telah kalah bersaing dari timnas Wales yang sudah berhasil menjuarai grup. Karena berada di peringkat kedua, Inggris pun berhadapan dengan Islandia pada babak 16 besar.

Saat Inggris berhapan dengan tim debutan di Piala Eropa itu, Inggris secara mengejutkan telah mengalami kekalahan 1 – 2, sehingga mereka pun tersingkir dari kompetisi tersebut. Atas kekalahan tersebut, The Three Lions pun mendapatkan banyak kritikan dari para pendukungnya. Kekalahan atas Islandia juga telah dianggap sebagai kekalahan terburuk di dalam sejarah timnasional Inggris.

Henderson yang tidak dimainan pada pertandingan tersebut, telah mengaku bahwa muramnya kondisi di ruang ganti pemain setelah pertandingan tersebut. tetapi dirinya berhadap bahwa ada pelajaran yang baik yang bisa diambil oleh para punggawa timnas Inggris saat menjalani babak Kualifikasi Piala Dunia saat ini.

“Pada saat itu (suasana di ruang ganti) telah menjadi tempat yang begitu buruk. Kami pun telah merasa begitu mengecarakan diri sendiri. Negara, pelatih serta semuanya. Nuansanya begitu emosi. Saya pun berpikir bahwa pelaih juga begitu emosi ketika berbicara sesudah kekalahn tersebut. benar – benar telah menjadi sesuatu yang tak sedap dipandang. Kami semua merupakan manusia biasa. Namun terkadang orang – orang telah berpikir bahwa kami ini mesin serta mereka bisa saja berbicara seenaknya dan melepaskan kritiknya,” jeas Henderson sebagaimana yang telah dilansir dari Sports Mole.

“Tetapi apabila akhirnya, saya pun menegaskan bahwasannya kami juga peduli. Suasara ruang ganti memang tidak mengenakkan, namun hanya kami sendiri yang pada saat ini bisa segera mengubahnya. Kami pun harus menjadikannya sebagai sebuah pembelajaran yang positif untuk masa depan. Saya pun berpikir bahwa mentalitas itu penting dalam sepakbola. Saya merasa bahwa tim ini begitu solid serta kami telah melakukan ada banyak hal bersama – sama, kami sudah membantu dalam membangun kebersamaannya,” pungkasnya.

Inggris akan meladeni perlawanan dari Malta pada pertandingan yang akan dilangsungkan di Wembley pada Sabtu 8/10/2016 dalam pertain lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top