Piala Dunia

Hazard Berharap ‘Generasi Emas’ Belgia Lebih Baik Dari Inggris

Eden Hazard berharap Belgia bisa memenuhi harapan di Piala Dunia dan tidak mengalami nasib yang sama dengan “generasi emas” Inggris.

Piala Dunia 2018 di Rusia akan menjadi turnamen internasional ketiga beruntun Belgia yang lolos setelah Brasil 2014 dan Euro 2016, mencapai babak delapan besar pada dua kesempatan.

Tapi Belgia menjalani masing-masing kompetisi dengan skuad yang tangguh dan meskipun mencapai babak perempat final, mereka hampir tidak membuat kesan yang baik.

Apa yang dimiliki tim tersebut bisa dikatakan serupa dengan pencapaian Inggris antara tahun 2002 dan 2010, bahkan dengan koleksi pemain termasuk Paul Scholes, Wayne Rooney, Steven Gerrard, David Beckham, John Terry, Frank Lampard dan masih banyak lagi.

Hazard sepenuhnya menyadari bahwa kegagalan tim Inggris dan menginginkan negaranya memenangkan sesuatu dengan “generasi emas” yang ada sekarang ini.

“Kami tahu siapa kami,” kata Hazard kepada wartawan, dikutip Eurosport. “Kami adalah pemain yang bagus, kami semua bermain di pertandingan besar di Inggris, di Italia dan di Spanyol, jadi kami tahu apa yang harus dilakukan.

“Generasi emas yang Anda miliki di Inggris, 10 tahun atau 15 tahun lalu, tidak memenangkan apapun. Sekarang saya pikir para penggemar, wartawan, semua orang hanya ingin Belgia memenangkan sesuatu.

“Kami memiliki generasi emas. Kami sedang dalam persiapan, tetapi kami akan siap untuk Piala Dunia.”

Belgia akan berhadapan dengan Inggris dalam pertandingan terakhir Grup G di Rusia dan itu adalah salah satu pertandingan penting untuk menentukan laju pasukan Roberto Martinez, Hazard tahu apa yang mereka mampu dan siap untuk pertemuan sengit nanti.

“Sekarang berbeda,” kata bintang Chelsea itu. “Tapi saya kira dua tim memiliki peluang yang sama.

“50:50, Inggris memiliki banyak pemain bagus, kami juga memiliki pemain yang bagus, jadi kita akan lihat bagaimana hasilnya di lapangan.

“Setelah dua menit saya dalam pertandingan, saya menyukai gaya bermain di Inggris. Saya juga terbiasa dengan filosofi sepakbola di Inggris, itu adalah sesuatu yang saya tahu.

“Saya adalah seorang pemimpin di lapangan tetapi di tim (Belgia) ini, kami memiliki banyak pemain yang bisa berbicara. Saya bukan satu-satunya kapten.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top