BERITA BOLA

Hart Tidak Pernah Menjelekkan City di Torino

Setelah selama bertahun – tahun selalu menjadi pilihan utama di bawah mistar Manchester City, kini Joe Hart secara tiba – tiba telah terdepak posisinya. Hal itu terjadi setelah The Citizens kedatangan pelatih baru, Pep Guardiola. Meski demikian, Hart tidak pernah menjelekkan City saat berada di Torino, klub barunya.

Hart tidak sesuai dengan criteria penjaga gawang yang telah diinginkan oleh Guardiola. Penjaga gawang internasinal Inggris tersebut dianggap tidak cukup bagus untuk memainkan bola serta mendistribusikan bola mulai dari belakang.

Karena itulah, posisinya pun tergeser oleh Willy Caballero yang dirasa Guardiola lebih baik dalam mengolah si kulit bundar dibandingkan dengan Hart. Setelah tidak lagi mendapatkan tempat bersama Manchester City, Hart pun akhirnya menerima tawaran yang datang dari Torino. Hart setuju untuk pindah menuju Torino dengan status sebagai pemain pinjaman. Dirinya tidak keberatan untuk pindah, meski pun berasal dari klub top di Liga Premier Inggris menuju klub papan tengah di Italia.

Meski telah pindah dengan cara demikian, tetapi Hart tidak lantas menjelekkan Manchester City maupun Guardiola di depan rekan satu timnya di Torino. Dirinya  justru telah membicarakan tentang hal – hal baik mengenai The Citizens.

“Joe mampu dengan cepat menguasai tentang bahasa Italia dasar. Namun dirinya hanya berbicara mengenai hal – hal yang positif kala bersama Manchester City, tidak ada hal negatif yang telah diungkapkannya,” ungkap Joel Obi, gelandang Torino. Obi juga telah menjadi penerjemah ketika Hart tengah berusaha untuk mempelajari Bahasa Italia.

“Dirinya kerap mengingat tentang momen – momen besar, meraih gelar, pertandingan besar, laga derby dan dirinya pun teah menceritakan kepada kami mengenai hal – hal lucu yang telah dilakukan oleh rekan satu timnya. Hal itu telah membuat kami semua tertawa terpingka – pingkal,” imbuh Obi.

“Sejumlah pemain pun sempat menggodanya dengan cara memainkan Manchester City di game PlayStation. Hal itu dilakukan unutk mengingat bahwasannya lebih mudah untuk membobol gawangnya di game kosol daripada di kenyataannya,” kata Obi sebagaimana yang sudah dilansir dari The Sun.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top