EPL

Guardiola: “Tanpa Coutinho, Liverpool Tetap Tim Besar”

Pep Guardiola tidak berpikir kepergian Philippe Coutinho ke Barcelona akan melemahkan Liverpool saat mereka menjamu Manchester City pada Minggu malam.

Liverpool tak terkalahkan dalam 17 pertandingan terakhir di semua kompetisi, sementara City telah memenangkan 20 dan imbang 2 pertandingan sepanjang musim ini, dan masih nyaman di puncak klasemen Premier League.

Mereka memiliki ‘kutukan’ ketika bermain di Anfield dalam lebih dari satu dekade, karena terakhir menang di Merseyside pada bulan Mei 2003, namun kepergian Coutinho seharga £ 142 juta awal pekan ini dianggap memiliki pengaruh buruk bagi tim tuan rumah.

Namun bagi Guardiola, hal semacam itu tidak bisa dianggap alasan meremehkan calon lawannya nanti malam.

“Tidak ada keraguan tentang kualitas Coutinho,” kata mantan pelatih Barca itu kepada wartawan, dikutip Liverpool Echo (14/1/2018). “Saya pikir Barcelona telah menandatangani pemain berkelas yang sesuai dengan cara mereka mainkan selama 20 tahun terakhir.

“Cukup jelas bahwa Liverpool memiliki sumber daya, mereka bisa pergi ke pasar transfer dan Jurgen (Klopp) tahu persis apa yang harus dia lakukan dengan timnya. Liverpool tetap menjadi tim teratas

“Musim ini mereka memainkan banyak pertandingan tanpa Coutinho karena beberapa hal seperti cedera atau alasan lainnya. Tapi mereka adalah tim yang selalu bagus dan stabil. Itu tidak akan mengubah pendapat saya tentang Liverpool untuk hari Minggu.”

Guardiola menantikan persaingan dengan Klopp, yang pertama kali dia hadapi saat melatih Bayern Munich dan sisi lawannya itu masih berkarir di Borussia Dortmund.

Bahkan dengan Coutinho hilang dari skuad, manajer asal Spanyol itu tahu bahwa pemain seperti Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino merupakan ancaman utama untuk timnya, meskipun unggul 15 poin di puncak klasemen.

“Saya pikir saat pemain tengah kami memiliki bola, Salah, Mane dan Firmino akan memilih bola ini,” katanya, sebelum mengakui dampak besar dari perekrutan Liverpool yang terakhir.

“Dengan (Virgil) Van Dijk, mereka akan lebih baik. Dan tentu saja Jurgen Klopp adalah master untuk serangan balik. Mereka adalah tim dengan tiga atau empat sentuhan bisa di kotak gawang Anda.

“Ketika kami kehilangan bola dalam posisi berbahaya, kami harus mengendalikan pergerakan Salah dan Mane karena mereka begitu cepat dan bisa memanfaatkan peluang apapun.

“Mungkin sekarang mereka tidak memiliki Coutinho di tengah tapi (Georginio) Wijnaldum, Emre Can dan (Adam) Lallana adalah orang-orang yang memiliki energi besar.

“Saya pikir Liverpool bermain seperti Liverpool di masa lalu, dalam semua sejarah mereka. Penggemar mereka juga menuntut sepakbola menyerang.”

Kekalahan di Anfield masih membuat City difavoritkan mengangkat trofi Premier League, namun Guardiola tak ingin sesumbar dengan pencapaian timnya.

“Saya tidak memikirkan berapa banyak poin yang tersisa untuk menjadi juara atau berapa banyak pertandingan yang tersisa untuk membuat sebuah kecelakaan besar,” tambahnya.

“Saya tidak pernah berbicara dengan para pemain dan meminta hanya memenangkan beberapa pertandingan, karena kami belum memenangkan apapun.

“Dalam sepakbola semuanya bisa terjadi. Tentu saja, kami bisa kehilangan gelar karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam 13 atau 14 pertandingan berikutnya. Sederhana saja, cukup fokus pada yang berikutnya karena itu saran terbaik yang bisa saya berikan pada semua pemain saya.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top