EPL

Guardiola Puji “Ikatan” Duo Striker Ini

Persaingan Sergio Aguero dan Gabriel Jesus untuk menjadi striker nomor satu Manchester City tidak berpengaruh pada persahabatan di luar lapangan, menurut Pep Guardiola.

Jesus mencetak gol ke-10 musim ini saat mengalahkan Leicester City dengan skor 2-0 akhir pekan lalu.

Aguero adalah pemain pengganti yang tidak terpakai di King Power Stadium namun menjadi starter dalam kemenangan 1-0 atas Feyenoord di Liga Champions, dimana striker Argentina itu belum menambahkan catatan golnya musim ini.

Duo striker ini sempat bermain bersama untuk City, namun hal itu belum terjadi lagi sejak Aguero absen karena kecelakaan yang membuat tulang rusuknya patah di bulan September.

Guardiola pun saat ini lebih sering memainkan Raheem Sterling dan Leroy Sane secara bersamaan, dan hanya menggunakan satu striker diantara Jesus atau Aguero, dimana keputusan itu beberapa kali menuai kritik.

Dan jelang pertandingan di kandang Huddersfield Tow, klub berjuluk Citizens harus mendapat 3 poin jika ingin mempertahankan keunggulan di puncak klasemen, namun mantan pelatih Barcelona tersebut melaporkan bahwa tidak ada penurunan moral dipihak Aguero atau Jesus ketika harus bersaing.

“Saya cukup yakin (saya akan dikritik karena pemilihan pemain), terutama saat kami tidak akan menang,” katanya pada The Guardian (26/11/2017).

“Sekarang kami mengadakan konferensi pers yang santai di sini, tapi saya jamin jika kami akan kalah dalam pertandingan, perdebatan akan terjadi lagi. Tapi mereka (Aguero dan Jesus) memiliki hubungan yang menakjubkan. Tidak mudah menemukan dua striker yang bersaing secara sehat dan bersahabat.

“Pertama-tama, Sergio sangat berpengalaman dan benar-benar orang yang baik. Dan Gabriel juga. Tentu mereka ingin bermain dan saya tahu saat mereka tidak bermain, mereka agak sedih, tapi sama saja dengan yang lainnya.”

Kemudian juga, Guardiola menyatakan pekan lalu bahwa Aguero dan Jesus tidak akan menjadi starter bersamaan sampai Benjamin Mendy kembali dari cedera lutut.

“Mereka juga tidak akan bermain bersama jika tanpa Mendy,” mantan pelatih Bayern itu menambahkan. “Sampai sekarang saya memutuskan untuk bermain seperti ini (dengan satu striker) dan mereka harus selalu bermain bagus.

“Mereka harus bersaing satu sama lain, dengan pemain lain di level yang sama. Tapi tanpa Mendy, saya masih ragu menurunkan dua striker sekaligus, tapi jika memungkinkan maka akan terjadi.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top