BERITA BOLA

Guardiola Mampu Meraih 21 Gelar dalam 7 Tahun Menjadi Pelatih

Pep Guardiola telah meninggalkan Bayern Munchen dan berhasil menghadirkan sejumlah trofi. Total dalam tujuh tahun terakhir ini, Guardiola telah berhasil mendapatakan 21 gelar trofi juara. Guardiola pun mengungkapkan bahwa apa yang telah diraihnya itu bukanlah sebuah pencapain yang buruk.

Tugas Guardiola sebagai manajer yang melarih Bayern Munchen memang sudah resmi berakhir pada saat pertandingan yang berlangsung akhir pekan kemarin. Guardiola telah menutup era kepelatihannya bersama Bayern Munchen dengan berhasil meraih gelar DFB Pokal. Bayern Munchen dibawanya sukses mengalahkan rival abadi meraka, Borussia Dortmund.

Kini, Guardiola memang baru 8 tahun berkarier sebagai seorang pelatih sepakbola. Terhitung sejak dirinya mengawali musim pada tahun 2008. Setahun setelah menjadi seorang pelatih, Guardiola pun mulai mengumpulkan trofi demi trofi. CV yang dimilikinya memang sangat impresif, oleh sebab itulah gaji yang dia terima pun cukup besar. Trofi terakhir yang didapatkan oleh Guardiola ialah gelara DFB Pokal paada akhir pekan kemarin, trofi tersebut merupakan gelar ke – 21 yang telah berhasil dia persembahkan kepada klub-klub yang pernah dilatihnya. Apabila dirata-rata, maka setiap musimnya Guardiola telah mendapatkan 3 trofi.

Keberhasilan Guardiola sebagai pelatih yang seolah telah berhasil menjamin bahwa klub yang dilatihnya akan mendapatkan gelar juara, membuat sejumlah klub besar pun kesengsem kepadanya. Kabarnya, Manchester United juga sempat membidiknya, namun justru rival sekota yang berhasil mendapatkan tanda tangan pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut. Manchester City sukses mendatangkan Guardiola menuju Etihad Stadium pada musim depan.

“21 gelar dalam tujuh tahun. Tiga title setiap tahun, Tidak buruk!,” ungkap Guardiola sebagaimana yang telah dilansir dari AS.

“Namun, saya merasa agak sedikit beruntung dengan bisa menjadi pelatih dari tim besar seperti Barcelona serta Bayern Munchen. Keduanya merupakan klub yang luar biasa,” imbuh Guardiola.

“Mereka memiliki para pemain yang mampu membantu anda untuk bisa melakukan hal yang terbaik. Namun, masa-masa saya berada di Jerman, tidak mengenai trofi sematam namun juga mengenai kehidupan saya. Bundesliga sendiri serta stadion yang selalu bisa terisi penuh,” pungkas Guardiola.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top