EPL

Guardiola: “Gagal di Liga Champions Bukan Bencana”

Pep Guardiola lebih suka mempertahankan Premier League dengan Manchester City daripada memenangkan gelar Liga Champion perdana musim depan.

City meraih kejayaan di papan atas Inggris musim ini, menyelesaikan musim 19 poin di atas Manchester United di klasemen akhir setelah gol Gabriel Jesus melawan Southampton membuat mereka meraih 100 poin

Pasukan Guardiola adalah tim pertama yang mencapai rekor tersebut dan juga memecahkan rekor kompetisi lainnya dalam perjalanan menuju mahkota Premier League ketiga dalam tujuh musim.

Tingkat keberhasilan itu adalah sesuatu yang tidak bisa dibawa City ke pentas Eropa, mencapai semifinal Liga Champions hanya sekali dalam tujuh upaya dan kalah ditangan Liverpool pada babak perempat final musim ini.

Selama waktunya sebagai pelatih Barcelona, Guardiola memenangkan trofi utama Eropa sampai dua kali, tetapi dia mengatakan kepada Sky Sports bahwa dia akan segera mengangkat trofi Premier League lagi dengan City.

“Premier League, tidak diragukan lagi,” katanya. “Ini akan menjadi kesalahan besar untuk berpikir mengesampingkan kejuaraan domestik demi internasional.

“Untuk keluar dari Liga Champions dan memenangkan Premier League lagi, saya akan memastikan keinginan, karena itu adalah yang paling penting.

“Pencapaian ini memberi Anda konsistensi untuk tiba pada saat yang tepat, Liga Champions sangat rumit, semua lawan sangat bagus dan kualitasnya besar. Sulit untuk memastikan siapa yang mencapai akhir.

“Akan menjadi kesalahan besar bagi Manchester City untuk fokus ke (Liga Champions), tentu saja itu akan menjadi target, dan tentu saja kami akan bertarung.

“Di kompetisi itu, Anda bisa bermain di Anfield, Barcelona, Real Madrid, Roma, Bayern, United sampai Juventus, semuanya adalah klub besar.

“Tentu saja kami akan mencobanya, tapi saya tidak berpikir jika kami tidak memenangkan Liga Champions dalam lima tahun ke depan, itu akan menjadi bencana. Saya kira bukan begitu keadaannya.”

Gary Neville pun mengakui Guardiola berada di atas angin dalam persaingannya dengan Jose Mourinho.

Namun, mantan bek kanan Inggris itu berpikir Mourinho bisa memperbaiki keseimbangan jika ia berhasil memimpin United meraih kejayaan domestik musim depan.

“Dua manajer ini pernah menangani Real Madrid dan Barcelona, dan keduanya memenangkan liga di sana,” katanya kepada The Daily Mail. “Pada akhirnya, jika Pep memenangkan liga lagi maka itu akan menjadi masalah besar selama periode tiga tahun.

“Tetapi jika Jose mampu memenangkan liga tahun depan, siapapun menganggap mereka seimbang. Musim depan akan menjadi sangat penting.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top