Serie A

Gattuso Puji Karakter Milan Demi Lolos ke Liga Europa

Gennaro Gattuso memuji karakter timnya meskipun mereka belum memastikan aman di Liga Europa setelah hasil imbang 1-1 dengan Atalanta.

Franck Kessie mencetak gol pembuka pada menit ke-60 melawan klub lamanya, dan meskipun Andrea Masiello menyamakan kedudukan di menit akhir, Milan menjamin tujuh besar setelah Fiorentina tergelincir dengan kekalahan 1-0 melawan Cagliari.

Atalanta masih bisa menggeser Rossoneri ke posisi keenam dan rute otomatis ke fase grup Liga Europa.

Gattuso sendiri diangkat sebagai pengganti Vincenzo Montella pada November lalu karena skuad yang bernilai mahal dan gagal memenuhi harapan.

Mantan gelandang andalan Milan itu mengawali kepelatihan secara mengesankan, dengan meraih 11 kemenangan dari 23 pertandingan Serie A, dengan hanya 4 kekalahan.

“Kami telah mengamankan Liga Europa. Sekarang, jika kami berhasil menyegel tempat keenam, hasilnya semakin baik,” katanya kepada Milan TV.

“Setelah musim yang bermasalah sepanjang musim, pencapaian ini tampaknya mudah bagi banyak orang, tetapi ternyata tidak. Malam ini kami menunjukkan keberanian dan rasa memiliki.”

Kemudian pria berjuluk ‘Si Badak’ itu juga membela Gianluigi Donnarumma menyusul penampilan buruknya dalam dua pertandingan terakhir.

Yang pertama, kiper 19 tahun itu dua kali melakukan blunder melawan Juventus di final Coppa Italia disusul dengan hasil imbang 1-1 melawan Atalanta di Serie A.

Pemain muda Italia itu menjadi berita utama lagi setelah dianggap menjadi faktor kekacauan ketika Atalanta menyamakan kedudukan di menit ke-92 melalui sundulan Andrea Masiello.

Dan Gattuso bersikeras kesalahan itu adalah bagian sepakbola dan dia memberi dukungan pada kiper utama Rossoneri.

“Jangan selalu menyalahkannya,” kata Gattuso tentang Donnarumma. “Saya tidak berpikir itu adalah kesalahan. Itu adalah sundulan yang kuat dari jarak dekat.

“Gigio harus tetap tenang, dia berumur 19 tahun dan dinilai berdasarkan uang yang dia hasilkan, tetapi Anda tidak membeli pengalaman di supermarket. Kesalahan adalah bagian dari permainan.”

Kekalahan 4-0 dari Juventus di final Coppa Italia menandai kemunduran tim, dan Leonardo Bonucci senang melihat penampilan rekan-rekannya di Bergamo.

“Ini adalah poin yang sangat penting,” kata bek tengah Italia tersebut. “Kami bangkit kembali setelah final hari Rabu dan tampil sebagai sebuah tim, membuktikan bahwa kami adalah orang-orang pemberani.

“Jika kami menjaga intensitas ini, kami bisa menjadi tim yang tangguh. Ini adalah menjadi musim yang panjang, sangat menuntut pada tingkat fisik dan psikologis.

“Sekarang, pertandingan penting lainnya menanti kami di kandang (melawan Fiorentina).”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top