Serie A

Gattuso dan Tantangan Besar di AC Milan

Gennaro Gattuso adalah orang terakhir yang bertugas mengembalikan AC Milan ke puncak kejayaan seperti masa lalu.

Sejak Massimiliano Allegri dipecat pada Januari 2014, lima pelatih telah ditunjuk secara permanen dan ditugaskan untuk menghadapi tantangan tersebut, namun tidak ada yang berhasil.

Clarence Seedorf, Filippo Inzaghi, Sinisa Mihajlovic, Cristian Brocchi dan sekarang Vincenzo Montella harus merasakan pahitnya keputusan manajemen klub dalam tiga tahun terakhir.

Montella sebelumnya didukung oleh pemilik baru asal China pada bursa transfer terakhir, namun itu belum cukup untuk memulai kebangkitan Rossoneri yang terjebak di posisi ke-7 klasemen dan tampaknya sulit meraih zona Liga Champions yang jadi target awal musim ini.

Di sini, terdapat analisis tentang kesalahan Montella dan apa yang harus dilakukan Gattuso untuk membalikkan performa Milan, dan bahkan kandidat pelatih lain di akhir musim.

 

Dimana letak kesalahan Montella ?

Jika seseorang mengeluarkan dana yang sangat besar untuk menandatangani Ricardo Rodriguez, Hakan Calhanoglu, Andre Silva dan Leonardo Bonucci, maka orang tersebut pasti mengharapkan “kembali”. Tapi secara sederhana, Montella tidak mampu mengeluarkan potensi para pemain baru untuk memenangkan liga. Memang di awal musim cukup menjanjikan ketika Milan hanya kalah sekali dalam lima pertandingan, namun mereka hanya meraih dua kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir. Bahkan ketika bermain di San Siro, Rossoneri harus takluk di tangan Roma, Inter, Juventus dan Napoli.

 

Memulai debut melawan tim promosi

Performa Milan mungkin terlihat memprihatinkan, tapi Gattuso bisa memanfaatkan debutnya bersama tim senior ketika berhadapan dengan Benevento yang sejauh ini gagal mendapat hasil positif. Dengan tanpa kemenangan dan kebobolan cukup banyak, Gattuso punya tugas membawa timnya menang akhir pekan ini.

Setelah itu, Milan akan menjamu Bologna dan bertandang ke Verona. Jika Milan menyapu bersih dua pertandingan itu, maka tim ini bisa lebih percaya diri melawan Atalanta dan Fiorentina di bulan Desember.

 

Maksimalkan pemain bintang

Skuad benilai sangat mahal akan dirakit kembali oleh Gattuso. Bonucci belum membuat peampilan yang sama seperti membela Juventus sebelumnya, bahkan beberapa orang berpendapat bahwa ban kapten adalah faktor dari beban besar seorang Bonucci.

Kemudian juga, Andre Silva dibeli dengan status sebagai pewaris Cristiano Ronaldo, bahkan oleh legenda Real Madrid itu sendiri. Namun, striker Portugal tersebut belum mencetak gol di liga, dan Gattuso harus membantu pemain berusia 22 tahun itu untuk mengeluarkan potensinya seperti di kompetisi Eropa.

Selain itu, Gattuso sempat membahas performa Franck Kessie dan Suso. Dimana keduanya dianggap kurang maksimal dibandingkan musim lalu dan sangat ingin mengembalikan performa dua pemain tersebut.

 

Ancelotti dan Conte menunggu ?

Kejutan terbesar di San Siro pekan ini bukanlah pemecatan Montella, namun kenyataan bahwa Gattuso diberi tugas berat sampai akhir musim. Carlo Ancelotti dianggap sebagai salah satu kandidat terdepan sejak dia dipecat Bayern Munich pada bulan September, namun ketersediaan pelatih veteran Italia itu bisa jadi ancaman bagi posisi Gattuso jika kondisi Milan tidak membaik.

Selain itu, banyak rumor yang beredar bahwa Milan ingin membawa Antonio Conte kembali ke Italia. Conte memenangkan Scudetto bersama Juventu dan juga sukses menukangi tim nasional Italia. Ditambah lagi debut kepelatihannya di Inggris bersama Chelsea membuahkan mahkota Premier League.

Hal ini tentu saja menjadi ancaman lain untuk posisi Gattuso saat ini dan masih harus dilihat bagaimana perkembangan Rossoneri sampai akhir musim.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top