BERITA BOLA

Gattuso Bantah Perannya Dalam Kesuksesan Pirlo

Gennaro Gattuso dan Andrea Pirlo

Gennaro Gattuso memberikan bantahan bahwa dia berperan penting dalam kesuksesan Andrea Pirlo untuk AC Milan dan Italia, dengan mengatakan bahwa “janganlah membingungkan seseorang disaat orang itu juga tidak bisa apa-apa”.

Pirlo pensiun setelah New York City FC menelan kekalahan di semi-final MLS Eastern Conference dari Columbus Crew, setelah mengumumkan bahwa musim 2017 akan menjadi yang terakhir baginya.

Hal ini mengakhiri level karir tertinggi pemain berusia 38 tahun itu dengan memenangkan 6 gelar Serie A, 2 gelar Liga Champions dan Piala Dunia 2006 bersama tim nasional Italia.

Dan Gattuso yang saat ini menjadi pelatih Primavera Rossoneri, menepis anggapan bahwa perannya dengan klub dan negaranya sangat penting dalam mendukung rekannya itu.

“Jangan bicara omong kosong,” kata Gattuso kepada Radio 24 (8/11/2017). “Janganlah membingungkan seseorang disaat orang itu juga tidak bisa apa-apa.

“Ketika saya melihat dia bermain, itu membuat saya berpikir bahwa saya harus berubah profesi. Tidak ada yang tahu siapakah yang lebih berpengaruh, karena saya mulai bermain dengannya di Italia U-15 dan kemudian semua tim muda setelah itu.

“Bukan hanya tentang kualitasnya, tapi dia adalah monster yang bisa tahu apa yang ada jauh didepannya, dia memiliki kualitas atletik dan karena itulah dia bermain sampai usia ini. Dia adalah seseorang yang bisa berlari sangat kencang.

“Saya bermain dengannya selama sekitar 20 tahun di saat-saat terpenting dan sulit. Dalam beberapa situasi juga, saya selalu merasa yakin ketika berada di sampingnya.

“Saya mengerti apa yang harus saya lakukan dan dia mengurus sisanya. Dia membantu saya lebih jauh dalam karir saya daripada saya melakukan sesuatu untuknya.

“Dia adalah rekan terbaik dan saya memiliki sejarah panjang, bahkan ketika berkeluarga dan juga berkarir dalam berbagai kompetisi.”

Kemudian juga, mantan pemain tim nasional Italia itu ditanya tentang karirnya sebagai pelatih, dimana rumor belakangan ini menyebutkan namanya berpeluang menjadi pelatih senior Milan dengan menggantikan Montella.

Dan mantan pemilik nomor 8 itu menambahkan: “Tidak ada. Karena saat ini saya sedang memberikan banyak hal untuk Primavera.

“Saya menyukai peran menjadi pelatih muda karena saya bisa bereksperimen lebih baik dan membuat strategi dengan leluasa.

“Montella adalah pelatih bagus dan dia adalah yang terbaik untuk tim senior (Milan) saat ini.”

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top