BERITA BOLA

GabJes Puji Neymar: “Dia Perlakukan Rekan-Rekannya Seperti Saudara”

Striker tim nasional Brasil dan Manchester City, Gabriel Jesus, memuji Neymar saat ia mengungkapkan bagaimana superstar tersebut membantu negaranya memenangkan emas di Olimpiade Rio 2016 lalu.

Kemenangan atas Jerman melalui adu penalti di pertandingan final di Maracana membuat Brasil memenangkan kategori Olimpiade putra untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Brasil dipimpin oleh Neymar dan Jesus, dimana nama yang terakhir memuji rekannya yang bermain di PSG karena kerendahan hatinya.

“Anda tahu sebelum turnamen itu, saya hanyalah salah satu penggemar Neymar, seperti orang lain. Dia adalah pemain sepakbola yang luar biasa, yang semua orang tahu,” tulis Jesus untuk The Players ‘Tribune (24/12/2017).

“Tapi untuk benar-benar mengenalnya selama masa itu, memang sangat spesial karena dia memiliki karakter yang ramah.

“Cara dia memperlakukan semua orang sangat mengejutkan saya, karena meski dalam waktu singkat saya pernah tinggal di sepakbola, saya telah melihat begitu banyak orang yang bahkan bukan pemain yang menakjubkan, yang belum pernah memenangkan apapun.Hal semacam itu bagai seorang yang memakai masker dan menghindari apapun ditempat yang sama.

“Tapi dengan Neymar, dia memperlakukan semua orang seperti saudaranya. Dia adalah alasan besar mengapa kita dapat bersatum, mengabaikan tekanan dan bermain untuk satu sama lain.”

Neymar mencetak 4 gol di sepanjang turnamen Olimpiade, termasuk gol pembuka di final. Dan Jesus menggambarkan betapa suksesnya Brasil di dunia sepakbola, menambahkan: “Ketika kita memenangkan medali emas, itu adalah momen yang luar biasa dan tentu saja untuk negara ini.

“Sebelum turnamen, Neymar membuat tatto, dan saya terinspirasi untuk membuat yang serupa, karena itu benar-benar mengatakan semuanya dalam satu gambar.

“Bukan hanya saya, dan bukan hanya Neymar, begitu banyak orang Brasil yang sangat bersuka cita dengan pencapaian tim nasional. Ini adalah sesuatu yang belum diraih oleh legenda negara ini era sebelumnya. Hal ini bukan berarti saya merendahkan pemain sebelumnya, tapi ini adalah tentang bagaimana para pemuda meneruskan perjuangan sebelumnya.

”Semoga tahun depan, di Piala Dunia, kami cukup beruntung.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top