BERITA BOLA

Fans Serang Pusat Pelatihan, Sejumlah Pemain Inti Dan Staf Sporting Cedera

Klub papan atas Liga Portugal, Sporting CP, rupanya masih belum jua selesai dirundung masalah. Setelah sebelumnya dikabarkan presiden klub tersebut ‘membekukan’ 19 pemain tim utama, kemarin pusat pelatihan tim asal Lisbon tersebut digerudug oleh sejumlah pria. Selain kerugian materiil, beberapa punggawa klub juga mengalami cedera akibat insiden tersebut. Duh!

Bulan lalu presiden Bruno de Carvalho mengklaim telah membekukan 19 anggota tim utama menyusul kekalahan mereka di ajang Liga Europa dari Atletico Madrid. Tak hanya sampai di sana, pada hari Senin pekan ini, sang presiden juga menjatuhkan sangsi serupa pada pelatih utama Jorge Jesus beserta seluruh jajaran stafnya.

Kendati berita tersebut telah ditampik perwakilan resmi klub, kebanyakan fans masih tidak puas karena Sporting hanya mampu mengakhiri musim di peringkat ketiga klasemen dan gagal meraih tiket Liga Champion musim depan. Sebagai imbas dari kekesalan tersebut, sejumlah oknum suporter garis kelas klub mendatangi pusat pelatihan Sporting pada hari Selasa (15/5) dan menghajar para pemain yang tengah berlatih. Mereka juga mengobrak-abrik fasilitas di tempat tersebut hingga membuat beberapa punggawa inti skuad, termasuk striker andalan Bas Dost mengalami luka dan harus dirawat di Rumah Sakit.

Para pelaku penyerangan dan luka di kepala Bas Dost

Penyerang asal Belanda tersebut memberi kabar terbaru perihal keadaannya kepada media AD dari ruang perawatan. Terlihat bagian kepala Dost mengalami luka cukup lebar sehingga harus menerima enam jahitan. Selain Dost, terdapat pula pemain lain yang kabarnya turut menjadi korban; diantaranya Rui Patricio, William Carvalho dan Battaglia. Pelatih Jorge Jesus beserta fisioterapis Mario Monteiro pun tak luput dari serangan memalukan tersebut.

“Sporting bukanlah ini, Sporting tidak mungkin ini” tulis pernyataan resmi klub selepas serangan. “Perilaku yang tengah dilaporkan oleh pers sangat disesalkan dan tidak memiliki tempat di sepakbola profesional. Para pelakunya bukanlah pendukung sepakbola, melainkan kriminal” tegas pernyataan kubu Sporting.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top