Liga Champion

Emery Sebut Wasit Rugikan PSG di Liga Champions Musim Lalu

Pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery, menganggap bahwa sikap wasit Deniz Aytekin menjadi penyebab kekalahan timnya melawan Barcelona di Liga Champions musim lalu.

PSG memimpin 4-0 di kandang pada babak 16 besar, namun dikalahkan dengan skor 6-1 di Catalonia, dengan gol yang dicetak Sergi Roberto menjadi penentu pertandingan jelang akhir pertandingan.

Barca yang bertindang sebagai tuan rumah mencetak gol melalui dua titik penalti untuk merebut kemenangan agregat 6-5 dan Emery telah mengkritik keputusan Aytekin di Liga Champions.

“Anda harus membagi masalah itu menjadi dua bagian,” katanya kepada Marca (9/1/2018). “Pada pertandingan pertama kami menang melawan tim unggulan seperti Barcelona, dan kemudian di Camp Nou, kami tidak dapat berbuat hal yang sama.

“Ada unsur ketiga yang mempengaruhi kami dan itu adalah wasit, saya katakan bahwa wasit, ketika melawan klub besar, lebih respek kepada mereka. Jelas seharusnya itu bisa dilihat, mungkin banyak yang tidak sadar.

”Tentu saja hasilnya membuat orang-orang terkejut, dan benar-benar buruk bagi saya selama di dunia kepelatihan.”

PSG akan menghadapi Real Madrid di babak 16 besar musim ini, namun Emery percaya bahwa PSG telah tumbuh sebagai klub yang lebih menghormati para pejabat pertandingan.

“Satu tahun berlalu dan situasinya telah berubah untuk kami, dan kami sekarang memiliki kapasitas yang lebih baik untuk merespon tim unggulan seperti Barcelona atau Madrid,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.

“Ada lebih banyak rasa hormat untuk kami di Eropa dan dunia. Juga di antara wasit tentu ada lebih banyak rasa hormat pada kami sehingga apapun kerugian bisa diminimalisir. Saya yakin tidak akan ada insiden seperti tahun lalu.”

Membahas pertandingan melawan Barca tahun lalu, Emery menambahkan: “Saya suka mendengarkan pelatih papan atas tentang bagaimana mereka melihat permainan itu. Ada banyak hal yang terjadi di dalamnya dan bagi saya itu adalah sesuatu yang bisa dipelajari.

“Tanggung jawab adalah hal terakhir, dan saya pikir presiden mengerti apa yang terjadi di lapangan. Kami harus berbagi masalah, untuk mendapat kesuksesan lebih besar.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top