BERITA BOLA

Dunia Mencoba Membunuh Tottenham Hotspur Musim Lalu

Mauricio Pochettino merasa bahwa pemain Tottenham Hotspur telah memiliki fokus yang lebih tajam dalam upaya perebutan gelar juara Liga Premier Inggris. Hal ini jauh berbeda dengan situasi pada musim lalu ketika dia merasa dunia berusaha untuk membunuh Spurs dan ingin Leicester mendapatkan dongen kemenangan.

Manajer tersebut menyaksikan timnya tampil mengesankan untuk memberikan tekanan kepada tim pemuncak klasemen sementara, Chelsea dengan berhasil memangkan pertandingan dengan skor telak 4-0 atas Bournemouth di White Hart Lane. Hasil itu membuat mereka mempersempit jarak menjadi empat poin dengan Chelsea, meskipun mereka unggul dalam jumlah pertandingan. Sisi dari Antonio Conte sendri akan berkunjung ke Manchester United pada hari Minggu (16/4).

Pochettino berbicara mengenai bagaimana Tottenham mencoba untuk menghilangkan energi negatif dari upaya persaingan gelar pada musim lalu, ketika mereka bersaing dengan Leicester City. Manajer Spurs tersebut merasa bahwa itu adalah sesuatu yang lain, termasuk lawan yang tergoda atas cerita Leicester dan menginginkan sisi Claudio Raniero untuk memenangi gelar juara.

Pochettino mengatakan satu poin dimana ada permainan yang adil dalam upaya mereka bersama Chelsea untuk bersaing pada saat ini, dan pemainnya telah jelas tentang apa yang dibutuhkan untuk bekerja keras hingga akhir dalam merebut gelar. Tottenham berakhir dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan dalam empat laga terakhir mereka musim lalu, untuk finis di atas Leicester City, namun untuk 21 musim beruntun berada di posisi diatas tetangga mereka di London, Arsenal.

Pochettino telah melihat Ranieri di Sky pada akhir Senin (10/4) kemarin, ketika manajer yang memimpin Leicester mendapatkan gelar tersebut menjadi tamu untuk pertandingan Crystal Palace melawan Arsenal, dan dia merasa tertarik untuk mendengar dirinya yang menyebut apa yang dirasakan Leicester pada musim lalu.

“Itu adalah sesuatu yang bagus jika kamu mendengar dari Ranieri sebelum Palace melawan Arsenal. Kami menyadari bahwa kata-kata itu untuk kami, yang mencoba untuk membantu Leicester,” kata Pochettino.

Klub yang dimanajeri oleh pelatih asal Italia tersebut memenangi gelar juara di malam ketika mereka sedang tidak bermain, yang berterima kasih kepada Chelsea yang berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal 2-0 di kandang Spurs.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top