Bundesliga

‘Diserang’ Fans Karena Tak Pernah Lihat Baresi Main, Ini Jawaban Tepat Mats Hummels

Palang pintu Bayern Munich, Mats Hummels, belum lama ini terlibat interaksi dengan seorang fans yang mengoloknya karena belum pernah melihat permainan legenda Italia, Franco Baresi. Mantan punggawa Borussia Dortmund itu pun memberi balasan yang jawaban yang jitu.

Hummels menjawab pertanyaan seorang fans di laman Twitter resminya tentang pilihan pribadinya antara tiga bek legendaris Italia; Franco Baresi, Fabio Cannavaro dan Paolo Maldini. Dengan lugas Hummels menjawab bahwa ia tak pernah melihat Baresi bermain dan tak dapat memberikan penilaian, lalu melanjutkan dengan memilih Paolo Maldini namun juga menyanjung Fabio Cannavaro di Piala Dunia 2006 yang dikatakannya sangat ‘buas’.

Jawaban tersebut sebetulnya sangat memuaskan dan fair, namun seperti yang kita sudah pahami bersama, ada saja para pengguna sosial media yang ‘jahil’ dan suka memberi balasan menusuk. “Belum pernah lihat Baresi main? Kamu itu pemain bertahan c*k! (terjemahan bebas. red) kamu harus tahu semua tentang yang terbaik dalam sejarah. Itu namanya Youtube” balas seorang fans dengan nama pengguna @lebronzanetti.

Alih-alih diam seribu bahasa dan tak menghiraukan pernyataan tersebut, Hummels memilih untuk membalas dengan bijak. “Sedikit petunjuk dariku; jangan menilai seorang pemain dari video Youtube mereka, terutama untuk pemain bertahan” balasnya.

Menilik fakta yang kerap terjadi di era sekarang, pernyataan Hummels tersebut bisa dikatakan ada benarnya. Saat ini, Youtube lebih sering digunakan sebagai media ‘iklan’ bagi para pemain sepakbola dengan cuplikan-cuplikan yang hanya menampilkan permainan terbaik mereka, bukan kemampuan mereka secara utuh. Hal tersebut sudah cukup banyak membuat klub-klub merasa tertipu dan memboyong pemain yang kemampuannya tidak seperti yang mereka harapkan setelah menyaksikan mereka via Youtube.  Parahnya lagi, di Youtube, banyak video kompilasi pemain bertahan yang memperlihatkan mereka mencetak gol secara berulang-ulang. Hal tersebut tentu bukanlah tolok ukur yang tepat bagi seorang bek, bukan?

Tapi..hmm..Baresi emang legend loh, Mat. Coba nonton deh video lawasnya sekali-kali!

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top