BERITA BOLA

Dikalahkan Brazil, Pelatih Kosta Rika Akui Tak Bisa Berbuat Banyak

Tim kejutan pada Piala Dunia 2014, Kosta Rika tersingkir dari Piala Dunia 2018 setelah mengalami kekalahan 2-0 dari Brazil. Pelatih Kosta Rika, Oscar Ramirez mengatakan bahwa timnya tidak dapat berbuak banyak melawan Brazil yang dianggapnya sebagai salah satu tim terbaik di dunia.

Tim asal Amerika Tengah tersebut mampu menahan tim Samba sampai 90 menit. Akan tetapi pertahanan mereka jebol juga kala Philippe Coutinho memecahkan kebuntuan dan kemudian Neymar memastikan kemenangan enam menit kemudian.

“Saya tidak tahu apa lagi yang bisa kami lakukan. Mempertimbangkan apa yang saya miliki dan apa yang mereka miliki, itu adalah upaya yang baik. Mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia,” kata Ramirez dikutip ESPN FC.

“Kami memiliki rencana, strategi, dan ide untuk mengendalikan lawan dengan dan tanpa bola dan di babak pertama kami memiliki cukup penguasaan bola dan peluang. Kami tahu kekuatan Brasil dan kami ingin meminimalkan mereka dan kami berhasil melakukannya selama hampir 91 menit,” tambahnya.

Mengalami kebuntuan, Pelatih Brasil Tite memasukkan Douglas Costa dan mengganti Willian di sayap kanan saat turun minum dan kemudian memasang Roberto Firmino untuk menambah opsi di lini depan. Ramirez mengatakan bahwa pergantian tersebut membuat perbedaan.

“Mereka membuat perubahan yang membuat hidup kami sulit. Para pemain saya berusaha keras, mereka bertahan dengan baik dan setiap kali kami memiliki kesempatan untuk menyerang tujuan mereka, mereka melakukannya. Namun sayangnya, pada akhirnya, kami tidak dapat menyelesaikannya.”

Pelatih Kosta Rika menolak kritik bahwa dia terlalu berhati-hati dengan taktiknya.

“Saya pikir kami telah melihat beberapa pertandingan di Piala Dunia ini yang hasilnya sangat ketat dan semuanya ditentukan oleh selisih yang bagus. Gol kedua adalah konsekuensi dari pemain yang sedikit lelah. Anda harus tahu kapan harus mengambil risiko dan kapan tidak jika Anda melawan tim yang sangat, sangat bagus,” tambah Ramirez.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top