EPL

Diduga Terlibat Pemberontakan Catalan, Pep Guardiola Diperiksa Kepolisian Spanyol

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tengah menjadi fokus investigasi oleh pihak kepolisian Spanyol karena disinyalir terlibat dalam gerakan pembebasan provinsi Catalan. Mantan pelatih Barcelona tersebut dituding setelah berpartisipasi dalam sejumlah demonstrasi yang dilakukan penduduk Catalunya.

Hal tersebut terungkap di hari yang sama ketika Catalan resmi melepaskan diri dari Spanyol melalui sistem polling. Guardiola, yang memang kerap membanggakan keturunan Catalannya, menjadi salah satu nama yang tercatat sebagai pendukung gerakan tersebut. Pep secara resmi turut memberikan suaranya kepada referendum Catalan, yang dianggap pemerintah Spanyol sebagai sesuatu yang ilegal dan tidak patriotik.

Bahkan menurut harian Catalan, El Nacional, keterlibatan Guardiola terhadap kemerdekaan provinsi tersebut ‘lebih dari apa yang dipikir orang-orang’. Namanya resmi tercantum dalam laporan Penjaga Sipil (Civil Guard) Spanyol perihal pihak yang terlibat dalam pembebasan Catalan. Laporan tersebut juga mengungkap bahwa pada tanggal 11 Juni 2017 silam, Guardiola membacakan sebuah manifes pro-referendum untuk ‘menggerakkan semua pendukung kebebasan’.

Masih belum jelas langkah apa yang akan diambil oleh pihak berwenang Spanyol jika Guardiola memang terbukti terlibat dalam gerakan tersebut, namun Manchester City tentunya tak ingin kehilangan juru taktik andalan mereka karena masalah politik. Di musim kedua era Guardiola, tim rival sekota Manchester United tersebut bermain luar biasa dan saat ini tengah bercokol di posisi puncak dengan selisih 11 poin dari peringkat dua, dan juga masih berpeluang menambah rekor rentetan kemenangan terpanjang di Liga Inggris, yang saat ini sudah berjumlah 16 laga.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top