BERITA BOLA

Dicekik oleh Ibrahimovic, Kjaer: Itu Ada Pada Sepakbola

Simon Kjaer selaku pemain belakang Fenerbahce tidak melihat apabila ada masalah yang besar atas aksi yang dilakukan oleh Zlatan Ibrahimovic. Sehingga, meski pun diganggu dengan pemain lawan hal itu memang hal yang biasa.

Saat Ibrahimovic telah melakukan gangguan kepada Kjaer, ketika Fenerbahce menghadapi Manchester United di kandang mereka, Stadion Sukru Saracoglu yang berada di Istanbul pada Jum’at dini hari 4/10/2016. Kjaer seperti sedang dicekik oleh Ibrahimovic ketika pertandingan masih berlangsung pada babak pertama.

Atas tindakan yang telah dilakukan oleh Ibrahimovic, tak mendapatkan respon dari Milorad Mazic selaku pengadil pertandingan. Sebab wasit tidak melihat adanya peristiwa tersebut. Tetapi dengan adanya bukti rekaman pertandingan, Ibrahimovic berpotensi untuk mendapatkan hukuman.

Tidak hanya bagian leher yang telah dipegang oleh Ibrahimovic, Kjaer pun juga telah mendapatkan teriakan yang tepat di telinganya. Tetapi, dirinya tak mendengarkan kalimat yang telah diucapkan oleh Ibrahimovic.

“Saya tidak mendengarkan apa yang telah dikatakannya, namun saya tahu bahwa dirinya telah mengungkapkan perasaan yang tidak menyenangkan,” ujar Kjaer sebagaimana yang telah dikutip dari Guardian.

“Namun memang yang begitulah dan saya pun mengetahui sosoknya ketika berada di atas lapangan. Dirinya merupakan salah satu contoh pemain arohan. Begitulah caranya bermain, saya pun bertugas untuk bisa menjaganya dengan seketat mungkin serta memberikannya sedikit pergerakan, sebab dirinya bermain dengan cara yang berbahaya,” imbuhnya.

“Hal itu (ulah Ibrahimovic) merupakan bagian dari sepakbola, sehingga saya pun tidak akan terlalu seriun untuk menanggapinya. Hal itu bukanlah yang pertama kalinya telah saya hadapai. Saya pun tahu bagaimana caranya harus bereaksi. Sehingga itu tidak menjadi masalah. Sebagaimana yang sudah saya ungkapkan, bahwa hal itu merupakan bagian dari pertandingan,” kata Kjaer.

Dick Advocaat selaku pelatih Fenerbahce juga tidak ingin membuat insiden tersebut terus berlarut – larut. Dirinya pun ingin hal itu tidak terlalu di besar – besarkan, sebab hal demikian memang mungkin saja terjadi di lapangan ketika tensi pertandingan sedang memanas.

“Hal itu memang menjadi bagian dari sepakbola. Saya pun tidak akan berbicara atas temperamen dari setiap pemain,” kata Dick Advocaat.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top