BERITA BOLA

De Bruyne Tak Menyesal Tinggalkan Chelsea

Kevin De Bruyne melakukan yang terbaik untuk memastikan semua pihak telah bergerak maju. Ini adalah saat yang tepat untuk mengungkapkan kepahitan yang tersisa. Setelah semua itu hampir satu jam sejak ia telah menciptakan gol kemenangan untuk memimpin klesemen liga saat ini, kembali ke ruang media stadion, Pep Guardiola masih sibuk memuji bakat alami Belgia dan tingkat kerja yang penuh semangat, menyatakan dia salah satu kapten tim yang bisa melakukan semuany.

Namun harus ada beberapa penyebutan tentang karirnya di Chelsea, periode yang membuatnya menjadi pemain pinjaman sebanyak dua kali sebelum dijual ke Wolfsburg pada tahun 2014 silam di mana dirinya tidak menoleh ke belakang.

Melihat De Bruyne yang mendikte kejadian seperti itu pada hari Sabtu (30/9) kemarin, akan selalu memicu pemikiran tentang apa yang mungkin terjadi di sudut London Barat. “Tapi saya tidak menyesal atas apapun yang terjadi,” kata playmaker tersebut. “Saya tidak berpikir mereka menyesal, mereka telah memenangkan dua gelar liga sejak saya pergi, jadi merka melakukannya dengan cukup baik. Begitulah yang terjadi, ini bisnis. Pada saat itu adalah keputusan yang baik bagi saya untuk pergi, tidak ada perasaan buruk sama sekali. Itu hanya bagian dari kehidupan dan saya perlu tumbuh dewasa.”

Pemain berusia 26 tahun tersebut melakukan hal itu di Jerman dan berkembang pada kedatangannya yang kedua di Liga Primer Inggris. Bisa dibilang tidak ada pemai yang lebih lengkap di Liga Primer Inggris saat ini, seorang gelandang dengan visi dan dorongan sentuuhan dan energi, penemuan dan industri. Adalah orang Belgia yang dikumpulkan dari Nicolas Otamendi, saling menukarkan dengan Gabriel Jesus dan dengan kontes ini masih diikat untuk semua dominasi Manchester City atas bola, terbentang ke luar angkasa sebelum merobek tembakan melintasi Thibaut Courtois dari tepi area penalti. Dengan kaki kirinya yang lemah. Itu adalah gol pertamnya di Satmford Bridge dan sebuah hadiah yang menyatakan niat timnya yang baru dalam istilah ini.

Reputasi City mendahului mereka akhir-akhir ini, seperti yang seharusnya, mengingat cara mereka mengalahkan lawan-lawan mereka.”Ijinkan saya memberi kami pujian atas apa yang telah kami lakukan,” kata Guardiola.”

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top