BERITA BOLA

Dari Klausul Pelepasan, Idola Masa Kecil Sampai Lawan Tertangguh, Striker Torino Andrea Belotti Buka-Bukaan Di Sini

Tak berlebihan rasanya jika menyebut Andrea Bellotti sebagai salah satu komoditi terpanas sepakbola Italia saat ini selain Gianluigi Donnarumma. Striker Torino berjuluk ‘Si Ayam’ itu sudah menjadi bidikan utama klub-klub besar karena ketajamannya di depan gawang. Berikut, pemain berusia 23 tahun itu membeberkan sejumlah hal menarik seputar karirnya. Yuk, kita simak bersama!

Sejak bergabung dengan Torino tahun 2015 silam, Bellotti tak butuh waktu lama untuk menjelma menjadi predator terganas Italia. Sejauh ini, ia telah membukukan 37 gol dari 64 pertandingan bersama Il Toro dan berpeluang besar untuk merengkuh gelar top skorer Serie A. Penampilannya tersebut tak luput dari radar klub-klub besar Eropa yang tentunya berminat mendatangkannya. Namun salah satu direktur Torino, Urbano Cairo, bergerak cepat dan ‘menyegel’ sang pemain dengan klausul pelepasan sebesar 100 juta euro.

Kepada Football Italia, Bellotti mengaku angka klausul fantastis tersebut tidak berarti baginya. “Jujur, klausul itu tidak memiliki dampak apapun terhadap saya” ujarnya. “Bursa transfer memberi jumlah harga yang membengkak, dan harga seorang pemain telah banyak mengalami kenaikan” paparnya memberikan analisis.

Bellotti juga kemudian mengungkap sosok pemain yang menjadi idolanya sejak kecil. Sheva (Andriy Shevchenko) adalah idola saya yang absolut” kata Bellotti. “Dia adalah seorang juara di dalam dan di luar lapangan. Seorang profesional panutan yang dengan mudah membuat saya terkesan karena kemampuannya mencetak gol dari segala posisi” jelas Bellotti bersemangat.

Pemain yang dijuluki ‘Si Ayam’ karena perayaan khasnya tiap mencetak gol itu juga menuturkan sosok pemain yang dianggapnya sebagai lawan tertangguh yang pernah dihadapi. “Untuk pemain bertahan, (Giorgio) Chielini adalah salah satu yang tersulit untuk dihadapi, begitu pula (Leonardo) Bonucci, mereka berdua sangat awas. Kemudian ada pula beberapa bek yang bermain keras, seperti pemain Chievo (Dario) Dainelli dan (Nicolas) Spolli, mereka memberikan segalanya dan mampu menahan banyak serangan” tutur Bellotti panjang lebar.

Bellotti saat ini tengah bersiap untuk menghadapi Juventus dan bertemu dua lawan tertangguhnya serta mencoba untuk membalas kekalahan 1-3 di pertemuan pertama, dimana Bellotti mencetak gol semata wayang Torino.

“Saya mencetak gol untuk membuat skor menjadi 1-0 melawan Juve di pertandingan pertama. Selayaknya derby lainnya, itu adalah permainan yang menggairahkan dan kami pikir kami dapat melakukan sesuatu yang penting. Tapi sayangnya itu tidak berlangsung seperti yang kami inginkan. (Gonzalo) Higuain mendapatkan dua gol bagus. Kami tahu bahwa sangat sulit untuk menghadapi tim seperti Juve, namun kami siap mencoba lagi di Juventus Stadium” Tutup Bellotti mantap.

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top