EURO 2016

Courtois Mengakui Sempat Berselisih dengan Wilmots

Penjaga gawang tim nasional Belgia, Tihabaut Courtois telah dikabarkan sempat terjadi cekcok dengan sang pelatih, Marc Wilmots setelah kekalahan mereka dari Italia. Menanggapi kabar tersebut, Courtois pun tidak menyangkalnya.

Meskipun lebih diunggulkan, namun Belgia secara mengejutkan telah kalah 0 – 2 pada pertandingan pertama mereka di Piala Eropa 2016. Selepas pertandingan, Courtois pun tidak mampu untuk menyembunyikaan kekecewaannya sehingga telah mengkritik timnya sendiri.

“Kami memang telah kalah semuanya. Secara taktik, teknik serta organisasai tim kami sudah kalah,” ungkap penjaga gawang The Blues Chelsea tersebut.

Wilmots pun dikabarkan tak berkenan atas komentar yang telah dilontarkan oleh anak didiknya tersebut dan akhinya mereka pun bertengkar hebat pada saat penerbangan menuju ke pusat latihan Belgia. Atas insiden tersebut, kabarnya Wilmots pun akan menggusut posisi Courtois ke bangku cadangan. Sedangkan posisinya akan digantikan oleh penjaga gawang Liverpool, Simon Mignolet pada pertandingan kontra Republik Irlandia yang akan berlangsung pada Sabtu malam 18/6/2016. Pertandingan tersebut, harus bisa dimenangkan oleh Belgia guna menjaga asa mereka untuk bisa lolos menuju babak 16 besar.

“Kami merupakan pemenang. Anda bisa menginginkan meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan dan aku pun sedikit frustasi selepas pertandingan tersebut,” ungkap Courtois pda Mirror.

“Mungkin kami tak melakukan apa yang memang perlu kami lakukan pada laga tersebut, namun kami mesti bisa mengambil pelajaran penting dari laga pertama tesebut,” imbuhnya.

“Itu merupakan sebuah kritik yang membangun serta kami telah mengusahakannya untuk bisa menjadi sebuah tim yang solid. Kami membutuhkan hasil posifif dalam sebuah tim,” pungkas Courtois.

Sementara itu, Wilmots sendiri telah memandang bahwa perselisihannya bersama Courtois dianggapnya sebagai hal yang wajar. Tidak hanya itu saja, Wilmots juga telah menepis rumor bahwa adanya keretakan pada ruang ganti dari Belgia.

“Saya telah memberikan pendapat saya pada para pemian. Dan mereka juga telah menyuarakan pendapatnya, kemudian kami pun berlatih. Itu memang wajar di dalam sepakbola,” kata pelatih Belgia tersebut.

“Saya menjadi orang yang paling berwenang disini. Saya juga yang telah mengambil keputusan. Saya tidak merasa khawatir atas isu tersebut. Itukan memang ada dalam sepakbola. Saya tak percaya apabila para pemain ini akan membocorkan informasi,” pungkas Wilmots.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top