Serie A

CEO AC Milan Akui Terlalu Banyak Datangkan Pemain Baru

Petinggi AC Milan, Marco Fassone belum lama membuat pengakuan menggelikan. Pria Italia itu berkata bahwa mungkin timnya telah membeli terlalu banyak pemain di bursa transfer musim panas lalu. Lho?

Berbicara kepada stasiun radio Italia hari senin (11/12) silam, Fassone memberi tanggapannya terhadap kiprah Milan di Serie A sejauh musim ini, dan memulai dengan mengatakan bahwa Rossoneri bisa jadi sudah terlalu banyak membeli pemain anyar.

“Kami mungkin mendatangkan terlalu banyak pemain” ungkap Fassone. “Perubahan besar dibutuhkan, tapi kami juga ingin mempertahankan 6 – 7 pemain musim lalu” lanjut dia.

“Kami pikir kami akan kesulitan di awal-awal musim, tapi nyatanya kami memulai dengan baik dan baru kerepotan setelahnya” papar pria berkepala plontos itu memberi alibi.

Meski demikian, Fassone juga menegaskan tidak menyesali keputusan yang ia buat di bursa transfer tersebut. “Saya akan melakukan transfer yang sama lagi meski kami sadar membuat beberapa kesalahan. Biglia, Kalinic dan Bonucci akan kembali ke standar permainan tertinggi mereka” tukas Fassone yakin.

Setelah mencapai kesepakatan dengan konsorium kaya asal China, AC Milan memang sangat jor-joran dalam mendatangkan punggawa baru di awal musim; tak kurang dari 13 nama berhasil didaratkan ke San Siro, termasuk sejumlah bintang muda potensial seperti Franck Kessie, Hakan Calhanoglu, hingga Andre Silva, namun mereka belum memberikan kontribusi berarti hingga saat ini. Kemenangan Milan atas Bologna pekan lalu pun berkat dua gol pemain lama Rossoneri, yakni Giacomo Bonaventura.

Saat ini, Milan bercokol di posisi delapan klasemen sementara dan sudah hampir dipastikan terlempar dari perburuan gelar Scudetto. Sementara sang rival Inter masih nyaman berada di puncak dengan selisih poin 16 antar keduanya.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top