BERITA BOLA

Carlos Bacca : “Saya Bermain Di Era Milan Terburuk Sepanjang Sejarah”

Penyerang asal Kolombia, Carlos Bacca, belum lama ini buka suara mengenai masa-masanya membela AC Milan. Kendati mengaku mencapai sejumlah targetnya, Bacca secara blak-blakan menyebut bahwa dirinya berada di era terburuk klub tersebut sepanjang sejarah. Ah, yang betul?

Bacca, yang saat ini merumput bersama Villareal dengan status pinjaman, bergabung bersama Milan dari Sevilla di tahun 2015 silam setelah menjadi top skorer Sevilla dengan torehan 20 gol. Di Milan, ia total bermain sebanyak 87 kali dan mencetak 34 gol serta berhasil membawa Rossoneri meraih gelar Supercoppa Italiana pertama mereka sejak tahun 2011. Meski kiprahnya cukup cemerlang, hingga saat ini Bacca bukanlah sosok yang populer di mata fans Milan.

“Beberapa tahun terakhir bersama Milan merupakan kepuasan tersendiri bagi saya secara pribadi. Saya berhasil mencapai tujuan saya” papar Bacca seperti dilansir media Sportskeeda. “Hal bisa saja menjadi lebih baik, tapi anda membutuhkan bantuan dari para direktur. Saya bermain di periode terburuk (AC Milan) sepanjang sejarah” tutur dia.

“Kami memiliki gagasan yang berbeda dengan pelatih dan pemilik baru, tapi saya meninggalkan klub dengan kepala tegak karena saat ini Milan berlaga di Liga Europa dan saya berkontribusi di dalamnya” pungkas Bacca.

Di Villareal, Bacca baru mencetak dua gol dari sembilan penampilan yang belum maksimal, sementara sang penggantinya di Milan, Andre Silva, cukup subur dengan menorehkan empat gol sejauh ini. Adapun dengan pernyataan di atas, maka sudah jelas bahwa Bacca tidak merencanakan masa depannya di AC Milan, dan siap untuk melanjutkan karirnya secara permanen di tempat lain dalam waktu dekat.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top