BERITA BOLA

Cari Manajer Baru, Swansea Terlibat Pembicaraan dengan Carvalhal

Swansea City sedang dalam pembicaraan dengan mantan bos Sheffield Wednesday, Carlos Carvalhal untuk mengisi jabatan manajer. Enurut ESPN FC, bahwa pembicaraan telah berlangsung antara kedua belah pihak dan Swansea siap untuk beralih ke Carvalhal untuk mencoba dan menyelamatkan musim mereka setelah kehilangan sejumlah target manajerial lainnya.

Swansea sedang mencari manajer baru setelah Paul Clement dipecat awal bulan ini setelah mengalami sembilan kekalahan dalam 11 pertandingan. Leon Britton menjadi manajer sementara untuk dua pertandingan terakhir melawan Crystal Palace dan Liverpool, dengan Swansea kalah 5-0 di Anfield pada Boxing Day, untuk meninggalkan mereka terbenam ke dasar klasemen.

Pejabat Swansea sangat antusias untuk segera menghadirkan manajer baru, dengan Britton menegaskan bahwa dia tidak tertarik untuk mengambil peran secara penuh.Carvalhal hadir saat Swansea dihajar Liverpool. Pelatih asal Portugal itu dipecat oleh Sheffield Wednesday pada malam Natal, menyusul kekalahan dari Middlesbrough, setelah dua setengah tahun bertugas di Hillsborough.

Nama Carvalhal mungkin terbilang asing bagi penggemar Premier League. Tak salah memang karena karir manajerialnya di tanah Britania baru dilakukan bersama Sheffield. Juru taktik berusia 52 tahun tersebut banyak menukangi klub Portugal.

Ia memulai karirnya saat membesut tim bernama Espinho pada tahun 1998. 2 musim menukangi Espinho, Carvalhal hengkang ke Desportivo Aves. Setelah itu ia berpindah-pindah klub walaupun masih dalam satu negara. Tercatat Leixoes, Vitoria Setubal, Belenenses, Beira Mar, dan Braga sempat dibesutnya.

Sempat hijrah ke Yunani dengan menangani Asteras Tripolis, Carvalhal kembali ke Portugal dan melatih Maritimo. Pasca melatih Maritimo ia menjadi juru taktik Sporting. Sempat hjrah ke Turki, Carvalhal akhirnya menjadi manajer Sheffield dan dipecat.

Sebagai juru taktik, Caralhal tergolong biasa saja. Ia hanya meraih 1 gelar juara yakni Piala Portugal bersama Vitoria Setubal pada tahun 2007/2008.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top