BERITA BOLA

Buntut Rebutan Penalti, Hubungan Neymar-Cavani Merenggang?

Kedatangan Neymar ke Paris Saint Germain rupanya menimbulkan riak tersendiri di tubuh internal tim asuhan Unai Emery. Selepas peristiwa rebutan penalti di laga terakhir kontra Lyon, hubungan pemain Brasil itu dengan rekannya, Edinson Cavani, dikabarkan sampai merenggang. Benarkah?

PSG meraup poin penuh kala menjamu Lyon di Parc de Princes hari Minggu (17/9) silam dengan skor 2-0. Sayangnya, tak satu pun penyerang mahal PSG mencetak gol di laga tersebut. Lyon takluk karena dua pemainnya, Marcelo dan Jeremy Morel bergantian mencetak gol bunuh diri. Di laga itu pula Neymar sempat beradu argumen dengan rekannya Cavani di menit 80 karena nama terakhir menolak permintaan Neymar untuk menjadi penendang penalti. Alhasil, sepakan Cavani dari titik putih pun tak berhasil menjadi gol.

Selepas laga, Cavani tidak bergabung dengan rekan-rekannya di mixed zone  dan disinyalir langsung meninggalkan stadion sendirian. Neymar juga kemudian dikabarkan telah meng-unfollow striker Uruguay itu di instagram. Spekulasi pun merebak bahwa kedua predator tajam itu menjadi semakin tidak akur meski baru bermain bersama di beberapa pekan.

Cavani sendiri akhirnya buka suara dalam satu sesi wawancara dan membantah kabar bahwa dirinya dan Neymar bermusuhan akibat hal tersebut. “Satu-satunya kebenaran adalah bahwa saya tidak memiliki masalah dengan Neymar” tegas Cavani seperti dikutip harian Marca. “Apa yang saya ingin lakukan adalah beradaptasi (dengan gaya permainan Neymar) dan saya pikir kamu mulai kompak” tukasnya kemudian.

Adapun Neymar sendiri masih belum buka suara perihal rumor hubungannya dengan Cavani. Namun sejak hijrah ke Paris, ia beberapa kali menjadi sorotan media karena tindakannya yang dinilai arogan, seperti kala bertikai dengan bek belia Celtic, Anthony Ralston, dan juga pernah berebut tendangan bebas di beberapa pertandingan Ligue 1 sebelumnya. Cavani sendiri menurut beberapa sumber, ingin mempertahankan predikatnya sebagai top skorer klub karena iming-iming bonus sebesar 1 juta Euro jika mampu melakukannya kembali di musim ini.

Beginilah, bila besarnya uang mengalahkan gairah bermain sepakbola!

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top