BERITA BOLA

Buffon Pun Bisa Melakukan Blunder

Gianluigi Buffon telah melakukan blunder saat Italia berhadapan dengan Spanyol di Juventus Stadium Jum’at dini hari 7/10/2016. Tetapi, Daniele De Rossi telah memberikan pembelaan kepada kaptennya di Gli Azzurri tersebut. De Rossi mengatakan bahwa keselahan yang seperti itu terbilang cukup wajar terjadi.

Pertandingan tersebut akhirnya berakhir dengan skor sama kuat 1 – 1. Spanyol yang berhasil mendominasi di sepanjang babak pertama, gagal mencetak gol di paruh pertama. Mereka akhirnya berhasil membuka gol terlebih dahulu melalui gol yang dilesahkan oleh Vitolo pada menit 55. Namun akhirnya tuan rumah berhasil memaksakan hasil imbang setelah De Rossi berhasil mengeksekusi tendangan penalty dengan baik pada menit 82.

Gol yang telah dicetak oleh Vitolo, tidak lepas dari blunder yang telah dilakukan oleh Buffon. Penjaga gawang yang berusia 38 tahun tersebut, telah maju untuk meninggalkan gawangnya serta berupaya untuk menyapu umpan yang telah dilepaskan oleh Sergio Busquets, pemain gelandang timnas Spanyol. Tetapi, usaha yang dilakukan Buffon itu gagal. Imbasnya, bola mendarat ke kaki Vitolo dengan mulus.

Penyerang Tim Matador tersebut, tidak menyia – nyiakan yang datang kepadanya. Posisi gawang Gli Azzurri yang kosong ditinggalkan oleh Buffon, membuatnya dengan leluasa menceploskan bola.

“Penjaga gawang terhebat dalam sejarah seperti Buffon pun juga masih bisa berbuat kesalahan. Hal itu wajar adanya. Apabila tidak, itu artinya dirinya terbuat dari mesin,” ungkap De Rossi sebagaimana yang telah dilansir dari Football Italia.

“Saya memang lebih memilih agar dirinya melakukan kesalahan ketika memperkuat Juventus jika dibandingkan dengan Italia. Namun, tak selamanya harapan itu bisa terkabul!,” cerocos gelandang AS Roma tersebut.

Dengan hasil imbang tersebut, Spanyol kini berada di peingkat kedua pada Grup G babak Kualifikasi Piala Dunia 2018. Tim Matador telah mengoleksi 4 poin dari dua pertandingan. Sedangkan Gli Azzurri yang memiliki nilai poin yang sama harus puas berada satu peringkat di bawah Spanyol, hal itu karena mereka kalah dalam agregat gol.

Selanjutnya Italia akan menjalani pertandingan kontra Makedonia. Sedangkan Spanyol akan berhadapan melawan Albania.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top