Piala Dunia

Buffon: “Italia Harus Lolos ke Piala Dunia”

Gianluigi Buffon telah menekankan pentingnya kualifikasi Piala Dunia 2018 untuk Italia, saat tim berlujuk Azzurri itu bersiap menghadapi Swedia dalam dua leg pertandingan play-off.

Italia absen dalam kualifikasi otomatis karena menemati posisi kedua Grup G dibelakang Spanyol, sementara mereka diberi kemungkinan hasil undian terberat, dengan Irlandia Utara, Republik Irlandia dan Yunani menjadi lawan potensial.

Tim asuhan Gian Piero Ventura melakukan perjalanan ke Friends Arena untuk leg pertama pada 10 November sebelum menjadi tuan rumah tiga hari kemudian di San Siro, Milan.

Dan sementara Buffon memandang tim Swedia akan menjadi lawan berat karena berada di urutan kedua klasemen Grup A, kiper berusia 39 tahun tersebut mengatakan bahwa juara dunia 2006 itu harus berada di Rusia.

“Ini merupakan target penting bagi diri saya dan sepakbola Italia,” kata Buffon kepada situs resmi FIFA (27/10/2017).

“Kami harus lolos ke Piala Dunia berikutnya, untuk sejarah sepakbola dan tradisi kami. Pertandingan akan berjalan sulit tapi kami harus lolos.

“Swedia mmeiliki banyak pemain hebat. Mereka memainkan standar sepakbola yang tinggi. Mereka tidak memberi Anda peluang di lapangan Anda harus mencapai kemenangan dengan penderitaan dan dengan melakukan usaha terbaik Anda, karena jika Anda tidak berada dalam kondisi terbaik, Anda bisa kalah.

“Saya sangat menghormati mereka dan saya penasaran untuk melihat bagaimana rasanya melawan mereka.”

Buffon dinobatkan sebagai Best FIFA Goalkeeper awal pekan ini di London, mengalahkan Keylor Navas (Real Madrid) dan Manuel Neuer (Bayern Munich) untuk mendapat kehormatan tersebut.

Tapi Buffon – yang berniat untuk pensiun setelah Piala Dunia kecuali Juventus memenangkan Liga Champions – terdesak saat ditanya apakah dia adalah kiper terbaik sepanjang masa.

“Saya menyukai idenya, tapi saya bukan seseorang yang bisa merayakannya sendiri,” Buffon menambahkan. “Semua orang bisa memilih yang terbaik, mungkin juga untuk orang lain.

“Dalam kasus saya, karir dan jumlah tentu saja memiliki banyak bercerita, namun pada tingkat ini faktanya tidak menjadi apapun.

“Bila Anda mendekati akhir karir, tentu saja Anda memikirkan semua pencapaian dan rekor baru, dan Anda harus menyadari apa yanga da disekitar.

“Saya bangga dengan karir selama 20 tahun bersama timnas dan berharap bisa terus berlanjut di musim ke-21. Saya pikir juga luar biasa bermain di salah satu tim nasional terpenting selama 21 tahun, mempertahankan standar tinggi dan tetap kuat secara mental dan fisik untuk waktu yang lama.”

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top