Piala Dunia

Brasil dan Alasan Favorit Juara Piala Dunia 2018

Brasil telah ditempatkan sebagai calon juara dunia untuk meraih trofi keenam kalinya di Rusia 2018, menurut Opta.

Setelah hasil undian grup di Moskow, di mana Brasil berada satu grup dengan Swiss, Kosta Rika dan Serbia di Grup E, Opta memberi tim asuhan Tite itu peluang 14,2% untuk mengangkat trofi tersebut dan peluang 22,5% untuk mencapai final.

Jerman sebagai juara bertahan merupakan favorit kedua dengan 11,4%, sementara Argentina (10,9%) dan Prancis (10,5%) adalah tim lain yang memiliki peluang lebih dari 10%.

Spanyol yang menang pada 2010, akan menghadapi Portugal di Grup B. Skuad asuhan Julen Lopetegui diberi peluang 73,6% untuk lolos ke fase gugur, selain itu ada angka 55,6% untuk Cristiano Ronaldo dkk.

Inggris dan Belgia saling berhadapan untuk bersaing di Grup G. Setelah Spanyol (16,%), Belgia dipandang sebagai tim keenam yang paling mungkin mencapai final, meski angka mereka turun menjadi 8,2%.

The Three Lions yang dipimpin Gareth Southgate ingin bangkit dari kekecewaan di Euro 2016,  namun hanya diberi kesempatan 4,7% untuk mencapai final – lebih rendah dari Jepang (4,8%) dan Kolombia (5,7%).

Rusia sebagai tuan rumah hanya diberi peluang 50,7% untuk lolos dari Grup A yang menampilkan Uruguay, Mesir dan Arab Saudi dan mencapai babak sistem gugur.

Selain itu Panama yang merupakan negara debutan diberi peluang 0%, dengan hanya Maroko (0,5%) yang memiliki angka lebih baik.

 

Bagaimana cara kerjanya ?

Opta dibangun dengan menggunakan database ekstensif internasional dan berbagai pertandingan yang terkait Piala Dunia.

Setiap tim memiliki kekuatan menyerang dan pertahanan yang dihitung berdasarkan kinerja masa lalu. Dengan menggunakan kekuatan menyerang dan pertahanan ini, bersama beberapa variabel spesifik Piala Dunia lainnya, mengeluarkan hasil potensial.

Kekuatan menyerang dan pertahanan didasarkan pada hasil dari semua pertandingan internasional resmi dalam empat tahun sebelum Piala Dunia berlangsung. Selain itu, memperhitungkan kekuatan juga berdasarkan hasil pada Piala Dunia 2010 dan 2014.

Beberapa faktor lainnya juga dianggap sebagai variabel spesifik Piala Dunia adalah “keuntungan sebagai tuan rumah” dipertimbangkan baik untuk negara asal maupun tim dari konfederasi tuan rumah. Tim yang telah memenangkan Piala Dunia sejak 1970 juga dianggap memiliki keunggulan dengan alasan silsilah turnamen.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top