BERITA BOLA

Bicara Burnley, Bicara Nick Pope

Pencapaian Burnley menempati urutan 7 klasemen sementara merupakan prestasi tersendiri. Hal yang mengejutkan mengingat biasanya klub yang bermarkas di Turf Moor ini lebih akrab dengan zona degradasi. Musim ini Burnley menjadi klub yang sulit dikalahkan. Sejauh ini hanya West Bromwich Albion dan Manchester City yang mampu menaklukkan anak asuh Sean Dyche.

Salah satu kunci sulitnya Burnley ditaklukkan adalah tangguhnya barisan pertahanan. Kuartet lini belakang yang digalang Ben Mee, Matthew Lowton, James Tarkowski, dan Stephen Ward kokoh untuk menjaga lini belakang. Burnley menjadi tim yang paling sering melakukan cleareance di musim ini dengan catatan 346 kali cleareance.

Selain 4 nama di atas, kita tidak boleh melupakan Nick Pope. Namanya memang asing terdengar, namun kemampuannya di bawah mistar gawang tak boleh diragukan. Pada aslinya, Pope merupakan kiper kedua Burnley di bawah Tom Heaton. Ia lebih sering menghuni bangku cadangan dibandingkan merumput. Setidaknya ini terjadi hingga pekan ketiga Premier League.

Keberuntungan mulai menaungi Pope pada pekan keempat. Kiper utama Burnley, Tom Heaton mengalami dislokasi bahu saat melawan Crystal Palace. Ia pun langsung dimainkan dan menjadi laga debutnya di ajang Premier League. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan Burnley dan Pope mampu menorehkan clean sheet.

Karena Heaton absen panjang, maka Pope naik pangkat jadi kiper utama. Sejauh ini sudah 7 penampilan yang ia torehkan di Premier League. 4 kali clean sheet dibukukan kiper asal Inggris ini. Pope juga rajin melakukan penyelamatan. Tercatat ia 34 kali melakukan penyelamatan. Jumlah tersebut sama dengan raihan kiper Bournemouth Asmir Begovic dan hanya kalah dari Lukasz Fabianski (39 kali) yang menjaga gawang Swansea City.

Pope harus terus membuktikan kualitas yang dimiliki agar karirnya terus menanjak. Ketangguhan kiper bertinggi 191cm ini akan diuji pada laga melawan Southampton di pekan ke-11 akhir pekan nanti.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top